KHITTAH.CO, MAKASSAR — Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar membekali mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) I, PKL III, serta Education Trip ke Malaysia dan Singapura. Kegiatan yang digelar di Aula PoltekMu Makassar, Senin, 21 Juli 2026, ini bertujuan menyiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi profesional, etika kerja, dan wawasan internasional sebagai bekal memasuki dunia kerja serta meningkatkan daya saing lulusan di bidang teknologi laboratorium medis.
Pembekalan tersebut merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa menjalani praktik di lapangan. PKL I akan dilaksanakan di sejumlah puskesmas di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), sementara PKL III berlangsung di beberapa rumah sakit di Kota Makassar. Adapun Education Trip ke Malaysia dan Singapura dirancang untuk memberikan pengalaman belajar mengenai sistem pelayanan kesehatan dan laboratorium medis bertaraf internasional.
Direktur PoltekMu Makassar, Prof. Dr. KH. Mustari Bosra, M.A., menegaskan bahwa kegiatan PKL dan Education Trip merupakan bagian integral dari proses pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kurikulum, tetapi juga pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa.
“Praktik Kerja Lapangan dan Education Trip bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional, membangun karakter, serta memperluas wawasan melalui pengalaman belajar di lingkungan kerja dan institusi internasional. Saya berharap seluruh mahasiswa menjaga nama baik institusi, menunjukkan sikap profesional, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal,” ujarnya.
Baca juga: Homo Deus: Benarkah Kelaparan, Wabah, dan Perang Telah Berakhir?
Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Nur Qadri Rasyid, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa pembekalan diberikan agar mahasiswa siap menghadapi tantangan di dunia kerja sekaligus mampu memanfaatkan pengalaman belajar di luar negeri secara optimal.
Menurutnya, PKL menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi teknis, memperkuat etika profesi, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja. Sementara Education Trip ke Malaysia dan Singapura diharapkan membuka perspektif mahasiswa terhadap praktik pelayanan laboratorium medis di tingkat global.
“PKL menjadi media bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi teknis, etika profesi, dan kemampuan beradaptasi di dunia kerja. Sementara Education Trip ke Malaysia dan Singapura akan memberikan pengalaman belajar yang lebih luas melalui pengenalan sistem pelayanan laboratorium medis di tingkat internasional. Kami berharap seluruh mahasiswa mampu menyerap ilmu sebanyak mungkin dan membawa pulang pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensinya,” katanya.
Selama pembekalan, mahasiswa juga mendapatkan arahan mengenai kesiapan teknis, sikap profesional, etika pelayanan, komunikasi, serta tanggung jawab sebagai calon tenaga laboratorium medis yang akan berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun tenaga kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Melalui pembekalan ini, PoltekMu Makassar menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis yang profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan bekal kompetensi, keterampilan, dan etika profesi yang diperoleh, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik selama menjalani PKL maupun Education Trip, sekaligus membawa nama baik Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis dan Politeknik Muhammadiyah Makassar di setiap institusi yang mereka kunjungi.






















