Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Fadly Padi Tutup PKKMB 2026 PoltekMu, Ajak Gen Z Jadi Agen Pelestari Lingkungan

×

Fadly Padi Tutup PKKMB 2026 PoltekMu, Ajak Gen Z Jadi Agen Pelestari Lingkungan

Share this article

KHITTAH.CO, Makassar — Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) PoltekMu 2026 menjadi sore paling ceria di kampus vokasi yang terletak di Jalan Dr. Ratulangi Nomor 101 Makassar itu.

Bagaimana tidak, sore itu, seorang vokalis band besar tanah air, Fadly Padi hadir menjadi tamu spesial. Dalam acara itu hadir pula alumni Perguruan Muhammadiyah Cabang Mamajang yang juga pernah menjadi Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin dan Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia Andi Pangerang Nur Akbar.

Kehadiran para tamu istimewa itu berhasil melukiskan wajah-wajah ceria mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Politeknik Muhammadiyah Makassar sepanjang acara pada Kamis, 3 September 2026.

Setelah beberapa hari mengikuti rangkaian pengenalan kampus, mahasiswa baru akhirnya menutup masa orientasi dengan suasana yang lebih santai dan penuh kegembiraan. Kehadiran musisi Fadly Padi bersama Yayasan Butta Porea Indonesia turut menambah semarak penutupan PKKMB tersebut.

Di tengah suasana ceria itu, Fadly menyelipkan pesan tentang lingkungan. Menurut Fadly, gen-Z merupakan generasi yang memiliki kesadaran cukup kuat terhadap persoalan lingkungan.

Menurut dia, kepedulian tersebut bahkan mulai terlihat dari gaya hidup sederhana yang dilakukan anak muda sehari-hari.
“Sebenarnya Gen Z sudah lebih sadar dengan gaya hidup menjaga lingkungan. Mereka lebih kritis untuk menyuarakan kelestarian lingkungan,” kata Fadly.

Ia mencontohkan kebiasaan membawa tumbler saat beraktivitas. Bagi Fadly, kebiasaan sederhana tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan mulai menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.

Karena itu, ia melihat Gen Z memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak perubahan.

“Mereka paling siap untuk menjadi agen perubahan pelestarian lingkungan,” ujar dia.
Pesan itu terasa semakin dekat dengan kehidupan kampus PoltekMu. Kampus ini memiliki Program Studi Sanitasi yang secara keilmuan bersinggungan langsung dengan persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Fadly pun membuka peluang kolaborasi antara Yayasan Butta Porea Indonesia dengan PoltekMu Makassar.

“Terlebih lagi di PoltekMu ada Prodi Sanitasi. Insya Allah teman-teman di Butta Porea akan berkolaborasi untuk ikut melakukan inovasi lingkungan hidup. Insya Allah,” kata dia.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa baru untuk terus bersemangat dalam menimba ilmu. Terlebih karena di Politeknik Muhammadiyah Makassar, mayoritas mahasiswanya adalah perantau.

Fadly sempat mengisahkan kehidupannya yang juga sebagian besar dihabiskan di perantauan. “Saya SD di Sinjai. SMA di Makassar. Kuliah, saya merantau, kuliah di Universitas Airlangga Surabaya. Berkarier di Jakarta, membentuk band PADI tahun 1997, sampai sekarang,” ungkap dia.

Riuh hadirin tidak dapat dibendung ketika Fadly menyebut, PADI, band yang ia dirikan sudah berkarya hampir 30 tahun. “Semua itu karena mimpi. Kalau kita tidak punya mimpi yang besar untuk menjadi versi terbaik dari kita, diri kita tidak akan pernah tahu apa dan bagaimana kita melakukan hal-hal besar,” ungkap dia membakar semangat hadirin.

Penutupan PKKMB pun menjadi ruang untuk merayakan langkah pertama mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar PoltekMu.

Canda, tawa dan kebersamaan menutup rangkaian pengenalan kehidupan kampus tersebut.

Namun, di balik suasana penuh ceria itu, terselip satu pesan yang tak kalah penting: mahasiswa baru bukan hanya datang untuk belajar di ruang kelas.

Mereka juga dipersiapkan untuk menjadi bagian dari perubahan. Termasuk perubahan kecil untuk membuat lingkungan tetap lestari.

Direktur PoltekMu Mustari Bosra juga menyampaikan pesan kepada mahasiwa baru agar bisa merencanakan kehidupan perguruan tingginya dengan baik. Prestasi akademik harus menjadi prioritas ditambah aktivitas-aktivitas positif, termasuk bergabung dalam gerakan kemahiswaan, terlebih gerakan peduli lingkungan.

“Pastikan diri Anda menjadi alumni berprestasi PoltekMu Makassar pada 3-4 tahun mendatang. Alumni yang sesuai dengan tagline kita, lulus kuliah, siap kerja,” tandas dia disambut tepuk tangan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply