Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Dasar UNIMEN Gelar Mini Exhibition Kewirausahaan sebagai UAS Berbasis Proyek

×

Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Dasar UNIMEN Gelar Mini Exhibition Kewirausahaan sebagai UAS Berbasis Proyek

Share this article

KHITTAH.CO, ENREKANG — Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar Mini Exhibition Ide Kewirausahaan Pendidikan sebagai bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Pendidikan Kewirausahaan, Jumat, 24 Juli 2026. Melalui pendekatan Project-Based Learning, mahasiswa tidak lagi mengikuti ujian tertulis, tetapi mempresentasikan produk, model bisnis, dan solusi inovatif untuk menjawab berbagai persoalan pendidikan. Model evaluasi ini menjadi bagian dari upaya UNIMEN menyiapkan lulusan yang kreatif, inovatif, sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus I UNIMEN itu menampilkan beragam karya mahasiswa, mulai dari media pembelajaran, platform digital pendidikan, layanan bimbingan belajar, produk edukatif, hingga model usaha berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh karya dikembangkan berdasarkan persoalan nyata di dunia pendidikan dan dirancang agar memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat sosial.

Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Ismaya dan Dr. Saidang, menjelaskan bahwa mini exhibition merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan mahasiswa secara lebih komprehensif dibandingkan ujian konvensional.

Mahasiswa, kata mereka, tidak hanya dituntut memahami teori kewirausahaan, tetapi juga mampu mengidentifikasi masalah, merancang solusi, menyusun model bisnis, hingga mengkomunikasikan gagasan kepada publik melalui sesi pitching.

“Kami ingin mahasiswa tidak berhenti pada penguasaan teori. Mereka harus mampu melihat persoalan pendidikan sebagai peluang untuk menghadirkan solusi yang inovatif, menyusun model bisnis, mengkomunikasikan gagasan secara profesional, sekaligus menunjukkan bahwa produk yang ditawarkan benar-benar memiliki manfaat,” kata Ismaya.

Selama pameran berlangsung, setiap kelompok membuka stan yang menampilkan poster ilmiah, banner promosi, prototipe produk, media pembelajaran, brosur, hingga simulasi layanan. Pengunjung dapat berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai konsep, strategi bisnis, serta peluang pengembangan setiap inovasi yang dipamerkan.

Menurut Ismaya, evaluasi berbasis proyek memberikan gambaran yang lebih utuh terhadap capaian kompetensi mahasiswa karena mengukur kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, hingga kemampuan mengembangkan ide menjadi produk yang layak diterapkan.

“Mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan mengingat teori, tetapi juga dari kreativitas, berpikir kritis, kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi, dan mengembangkan ide menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi maupun manfaat sosial. Kompetensi seperti inilah yang dibutuhkan lulusan perguruan tinggi saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Saidang menilai pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi harus menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif agar mahasiswa memiliki keberanian membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja.

“Perguruan tinggi perlu menghadirkan pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja,” katanya.

Melalui model evaluasi tersebut, mahasiswa menjalani seluruh tahapan pengembangan sebuah usaha, mulai dari mengidentifikasi persoalan pendidikan, merancang solusi, menyusun model bisnis, mempromosikan produk, hingga mempresentasikannya di hadapan dosen dan pengunjung.

Bagi UNIMEN, pelaksanaan Mini Exhibition Ide Kewirausahaan Pendidikan merupakan bagian dari transformasi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Pendekatan berbasis proyek diharapkan tidak hanya menghasilkan capaian akademik, tetapi juga melahirkan inovasi yang berpotensi dikembangkan menjadi produk maupun layanan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply