Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Tapak Suci Jadi Wadah Kaderisasi Siswa MA Muhammadiyah Tanetea

×

Tapak Suci Jadi Wadah Kaderisasi Siswa MA Muhammadiyah Tanetea

Share this article

KHITTAH.CO, JENEPONTO — Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Tanetea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kaderisasi siswa.

Melalui latihan bela diri tersebut, siswa tidak hanya dibekali kemampuan fisik, tetapi juga dilatih untuk membangun kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, pengendalian diri, dan semangat berorganisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kepala MA Muhammadiyah Tanetea Hj Nurhikmah Azis mengatakan, Tapak Suci di madrasah tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial.

”Tapak Suci bukan hanya kegiatan seremonial bagi siswa dan siswi, tetapi merupakan bagian dari menjalankan program Pimpinan Daerah Muhammadiyah Turatea Jeneponto,” ujarnya di pelataran MA Muhammadiyah Tanetea, Jl Kantor Dg Pasewang, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Menurut Nurhikmah, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pengembangan diri siswa sekaligus pembinaan kader di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah. Karena itu, latihan diharapkan berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Turatea Jeneponto Haeruddin Palalo. Ia menilai sekolah dan madrasah Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menyiapkan kader untuk keberlanjutan organisasi.

”Amal Usaha adalah lahan kader untuk kepemimpinan Muhammadiyah di masa yang akan datang,” katanya.

Haeruddin mengatakan, fungsi sekolah Muhammadiyah tidak terbatas pada penyelenggaraan pendidikan akademik. Lingkungan pendidikan juga menjadi ruang pembentukan generasi yang memiliki ilmu, akhlak, keterampilan, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian.

Tapak Suci, menurut dia, merupakan salah satu wadah yang dapat memadukan pembinaan fisik dan mental dengan pendidikan nilai keislaman. Latihan bela diri juga dapat menumbuhkan sportivitas, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta kemampuan mengendalikan diri.

Para siswa dan siswi MA Muhammadiyah Tanetea tampak antusias mengikuti rangkaian latihan di bawah arahan pelatih. Mereka mengikuti setiap tahapan latihan sebagai bagian dari kegiatan pengembangan diri di madrasah.

MA Muhammadiyah Tanetea berharap kegiatan tersebut selanjutnya dapat berkembang tidak hanya sebagai latihan rutin, tetapi juga menjadi wadah pembinaan prestasi dan kaderisasi. Melalui Tapak Suci, madrasah ingin menyiapkan generasi muda Muhammadiyah yang berakhlak, disiplin, tangguh, serta mampu berkontribusi bagi persyarikatan dan masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply