Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Dua Alumni Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Raih Penghargaan di UAD Yogyakarta

×

Dua Alumni Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Raih Penghargaan di UAD Yogyakarta

Share this article

KHITTAH.CO, YOGYAKARTA — Dua alumni Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, Ismail dan Rahmadani, meraih penghargaan dalam rangkaian Haflah Akhirussanah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026. Keduanya merupakan alumni Angkatan 2025 yang melanjutkan pendidikan di UAD melalui jalur beasiswa.

Ismail, mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UAD, meraih penghargaan dalam ajang Wisuda Berprestasi Akademik Persada UAD 2026. Penghargaan tersebut menjadi catatan prestasi akademiknya selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Sementara itu, Rahmadani yang menempuh studi di Jurusan Ilmu Komunikasi UAD meraih predikat Santri Berprestasi Tingkat Akademik. Ia juga berhasil menyetorkan hafalan Al-Qur’an sebanyak 10 juz.

Prestasi keduanya mendapat apresiasi dari Direktur Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, A. Syamiluddin, S.Pd., M.Pd.I. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tetap memiliki peran dalam membentuk karakter dan prestasi santri setelah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Inilah yang kami harapkan. Setelah santri keluar dari pesantren, mereka tidak melupakan identitasnya sebagai santri,” kata A. Syamiluddin.

Menurutnya, keberhasilan alumni tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan mempertahankan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama berada di pesantren.

Ismail dan Rahmadani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang mereka terima. Keduanya juga mengapresiasi para guru dan pihak pesantren yang telah memberikan pendidikan, doa, serta dukungan selama mereka menempuh pendidikan di Darul Arqam Muhammadiyah Punnia.

“Kami berterima kasih kepada guru-guru kami atas doa dan dukungannya. Terima kasih juga atas segala pengalaman dan bekal yang diberikan kepada kami selama di pesantren,” ujar keduanya.

Keduanya kini melanjutkan pendidikan di UAD Yogyakarta dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Ismail memilih Pendidikan Biologi, sedangkan Rahmadani mengambil Ilmu Komunikasi.

Capaian tersebut menjadi catatan bagi Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dalam mendorong alumninya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekaligus mempertahankan nilai-nilai kepesantrenan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply