Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Ma’had Al-Birr Unismuh Terapkan P2KK Perdana, 325 Mahasiswa Baru Jalani Pembinaan Intensif Sepekan

×

Ma’had Al-Birr Unismuh Terapkan P2KK Perdana, 325 Mahasiswa Baru Jalani Pembinaan Intensif Sepekan

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Sebanyak 325 mahasiswa baru Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) mengikuti Program Pembinaan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) Tahun Akademik 2026/2027.

Pembukaan kegiatan digelar Sabtu, 29 Agustus 2026, di Masjid Subulussalam Al-Khoory, Kampus Unismuh Makassar. P2KK berlangsung selama sepekan dan dirancang sebagai pembinaan awal sebelum mahasiswa memasuki proses perkuliahan.

Selama kegiatan, mahasiswa menjalani sistem mabit atau menginap di lingkungan Ma’had Al-Birr. Mahasiswa yang tinggal di asrama menempati asrama, sedangkan peserta lainnya menggunakan fasilitas yang telah disiapkan panitia.

P2KK menjadi format baru pembinaan mahasiswa baru Ma’had Al-Birr. Jika sebelumnya pengenalan mahasiswa dilakukan melalui yaumut ta’aruf dalam waktu satu hari, tahun ini program dikembangkan menjadi pembinaan intensif selama sepekan.

Kegiatan diikuti mahasiswa dari tiga program studi yang terintegrasi dengan Ma’had Al-Birr, yakni Pendidikan Bahasa Arab, Ahwal Syakhshiyah atau Hukum Keluarga, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Pembukaan dihadiri Wakil Rektor II Unismuh Makassar Dr. Hj. Ihyani Malik, M.Si., Dekan Fakultas Agama Islam Dr. Amirah Mawardi, Direktur Ma’had Al-Birr KH. Lukman Abd. Shamad, Lc., M.Pd., jajaran pimpinan fakultas dan program studi, dosen, pembina, serta panitia.

Bukan Hanya Transfer Ilmu

Ketua Panitia P2KK, Radhi Al-Mardhi, Lc., M.A., mengatakan pendidikan di Ma’had Al-Birr tidak hanya bertumpu pada transfer of knowledge, tetapi juga transfer of value melalui pembentukan karakter, kepribadian Islami, dan kepemimpinan.

Mahasiswa baru datang dari latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari pesantren, madrasah, SMA, hingga SMK. Karena itu, diperlukan masa transisi agar mereka mampu beradaptasi dengan visi, misi, dan tradisi pendidikan Ma’had Al-Birr.

P2KK mengusung semangat membentuk generasi berkemajuan yang kokoh dalam akidah, berakhlak mulia, unggul dalam keilmuan, serta memiliki kepemimpinan yang berdampak.

Empat Pilar Pembinaan

Direktur Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar, KH. Lukman Abd. Shamad, menjelaskan empat aspek utama yang hendak ditanamkan melalui P2KK.

Pertama, kekuatan ruhiyah, meliputi penguatan akidah dan pembiasaan ibadah secara tertib. Kedua, kekuatan keilmuan, melalui pembentukan metode dan kebiasaan belajar yang baik.

Ketiga, kekuatan akhlak atau karakter, yang dikembangkan melalui kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kehidupan bersama selama kegiatan.

Adapun pilar keempat adalah kepemimpinan yang berdampak, yakni membentuk mahasiswa agar kelak mampu menjadi pemimpin yang kehadirannya memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap ananda semua betul-betul bisa memiliki karakter, akhlakul karimah. Kemudian yang terakhir ada kepemimpinan. Kepemimpinan yang kita inginkan adalah kepemimpinan yang berdampak,” ujar Lukman.

Biasakan Karakter Sejak Awal

Dekan FAI Unismuh Makassar, Amirah Mawardi, meminta mahasiswa menjadikan P2KK sebagai momentum awal untuk beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi.

Ia mengingatkan mahasiswa agar sejak semester awal mengenali karakter keilmuan program studi masing-masing, namun tetap menyatu sebagai keluarga besar Ma’had Al-Birr.

Amirah juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan disiplin, tekun belajar dan beribadah, mandiri, serta mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus.

“Kalau mulainya bismillah dan semua dijalani dengan sabar, ikhlas, Allah nanti akan berbuah manis,” pesannya.

WR II Unismuh: Kebiasaan Baik Harus Dipupuk

Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Ihyani Malik, yang membuka kegiatan, mengatakan pembiasaan memiliki posisi penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.

“Kebiasaan baik itu perlu dipupuk. Ma’had Al-Birr melakukan itu sekarang untuk anak-anakku semua,” ujarnya.

Menurut Ihyani, P2KK menjadi angkatan pertama dengan format pembinaan selama sepekan dan berpeluang menjadi model bagi pelaksanaan pembinaan mahasiswa baru berikutnya.

Ia juga mengaitkan pembinaan di Ma’had Al-Birr dengan semangat I-GIFT Unismuh Makassar, yakni Integrity, Green, Islamic, Futuristic. Menurutnya, budaya lingkungan yang bersih dan hijau serta pembinaan keislaman telah lama menjadi bagian dari kehidupan Ma’had Al-Birr.

“Satu pekan ini akan punya arti yang besar bagi kehidupan kalian di masa-masa yang akan datang,” pesan Ihyani kepada mahasiswa baru.

Ia kemudian membuka P2KK secara resmi dengan harapan program tersebut mampu menjadi awal pembentukan mahasiswa yang berintegritas dan memiliki kepemimpinan berdampak.

Pembukaan di Masjid Subulussalam Al-Khoory berlangsung semarak dengan 325 mahasiswa baru mengenakan busana dominan putih. Kehadiran pimpinan universitas, fakultas, Ma’had Al-Birr, dan program studi menandai dimulainya proses adaptasi sekaligus pembinaan karakter mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan pada Tahun Akademik 2026/2027.

Program P2KK Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembinaan karakter, keilmuan, kedisiplinan, dan kepemimpinan mahasiswa sejak awal masa studi, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan integritas, tanggung jawab, akhlak, dan kepemimpinan yang berdampak.

Pembiasaan hidup bersama, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai Islam dalam P2KK diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Kontributor: Syamsul Bakri
Editor: Hadisaputra

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply