Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Unismuh Gandeng Pemkab Selayar, Riset dan Pengabdian Diarahkan Jawab Kebutuhan Daerah

×

Unismuh Gandeng Pemkab Selayar, Riset dan Pengabdian Diarahkan Jawab Kebutuhan Daerah

Share this article

KHITTAH.CO, SELAYAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama di bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, riset, dan inovasi. Penandatanganan kesepakatan tersebut digelar di kantor Bupati Selayar, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi payung kerja sama selama lima tahun dan diarahkan untuk menyinergikan sumber daya serta kompetensi kedua institusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta prioritas daerah.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan dan pengajaran, riset, inovasi dan pengembangan teknologi, pengabdian kepada masyarakat, serta bidang lain yang disepakati kedua pihak.

Kesepakatan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis sesuai bidang yang akan dikerjakan.

Dorong Kerja Sama yang Berdampak

Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri yang hadir sebagai pimpinan universitas menekankan agar kolaborasi Unismuh dan Pemkab Selayar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen.

“Mudah-mudahan kehadiran kami ini bukan hanya menandatangani MoU, tapi kita berharap juga Unismuh Makassar punya andil di Kabupaten Kepulauan Selayar ini,” ujar Prof Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh itu.

Menurutnya, hubungan Unismuh dengan Kepulauan Selayar telah terbangun cukup lama. Salah satu penandanya adalah banyaknya mahasiswa Unismuh yang berasal dari kabupaten kepulauan tersebut.

Karena itu, kerja sama baru tersebut diharapkan menjadi pintu untuk memperluas kolaborasi pada program yang lebih konkret, baik dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

RPL Jadi Salah Satu Peluang Kolaborasi

Prof Andis juga menyampaikan peluang kerja sama di bidang pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program tersebut memungkinkan pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya direkognisi sebagai bagian dari capaian akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menyebut RPL dapat menjadi salah satu pilihan bagi aparatur pemerintah, guru, kepala sekolah, kepala desa, maupun masyarakat Selayar yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus sepenuhnya meninggalkan aktivitas di daerah.

Unismuh, kata dia, memiliki jalur RPL pada jenjang sarjana dan magister. Model pembelajaran juga dapat memanfaatkan sistem daring pada program yang memungkinkan.

Menurut Prof Andis, peluang itu menjadi contoh bagaimana nota kesepahaman dapat diterjemahkan menjadi program yang langsung berkaitan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemkab Harapkan Dukungan Riset dan Inovasi

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., menyambut kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas kemitraan daerah dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, persoalan pembangunan daerah kepulauan tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri.

“Untuk membangun Selayar, kita butuhkan banyak tangan untuk bersama-sama berkolaborasi membangun Selayar,” ujarnya.

Ia menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena dapat memberikan dukungan berupa pemikiran, penelitian, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta solusi berbasis kebutuhan masyarakat.

Pemkab Selayar berharap kapasitas akademik dan riset Unismuh dapat ikut mendukung program strategis daerah, mulai dari pengembangan sumber daya manusia hingga penguatan ekonomi berdasarkan potensi lokal.

Muhtar juga menyinggung keberadaan mahasiswa KKN di Selayar sebagai salah satu bentuk kerja sama yang manfaatnya dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Pengabdian mahasiswa dinilai akan semakin bermakna jika program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat dan menjawab persoalan lokal.

Berlaku Lima Tahun

Kesepakatan Bersama Unismuh Makassar dan Pemkab Kepulauan Selayar berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Kerja sama tersebut menempatkan pengembangan sumber daya melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, riset, serta inovasi sebagai objek utama kolaborasi.

Ke depan, masing-masing bidang akan dijabarkan dalam PKS sehingga kegiatan memiliki target, penanggung jawab, dan bentuk pelaksanaan yang lebih terukur.

Bagi Unismuh Makassar, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus ruang untuk mempertemukan kepakaran akademik dengan persoalan nyata pembangunan daerah.

Kerja sama Unismuh Makassar dan Pemkab Kepulauan Selayar ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses dan kapasitas sumber daya manusia, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset dan pengembangan teknologi berbasis kebutuhan daerah, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan program pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.

Kontributor: Arinal
Editor: Hadisaputra

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply