KHITTAH.CO, BULUKUMBA — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, 7–9 September 2026 di Auditorium KH. Ahmad Dahlan. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalani kehidupan di perguruan tinggi.
Mengusung tema “Dari Kampus Menuju Masa Depan: Membangun Mahasiswa Unggul dan Berdampak”, PKKMB UM Bulukumba diikuti oleh 210 mahasiswa baru. Seluruh mahasiswa baru diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari proses pengenalan, pembekalan, dan penyesuaian diri sebelum menjalani aktivitas perkuliahan.
Ketua panitia PKKMB UM Bulukumba, Satnawati, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengatakan, pelaksanaan PKKMB merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama berbagai unsur di lingkungan UM Bulukumba.
“Atas nama seluruh panitia, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Kegiatan PKKMB tahun 2026 ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi dari berbagai unsur di Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, tertib, dan penuh semangat,” ujar Satnawati.
Dalam kesempatan tersebut, Satnawati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam menyukseskan pelaksanaan PKKMB 2026, khususnya Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026.
“Atas nama panitia PKKMB, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih secara khusus kami sampaikan kepada Panitia PMB Tahun 2026 yang sejak awal telah bekerja dan berkolaborasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru hingga mereka dapat mengikuti rangkaian PKKMB,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah A.P, M.Si., dalam sambutannya mengajak mahasiswa baru untuk memasuki dunia perguruan tinggi dengan niat yang kuat untuk belajar, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan.
Menurutnya, setiap mahasiswa datang ke kampus dengan membawa cita-cita dan harapan masing-masing. Namun, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memiliki kartu mahasiswa atau memperoleh ijazah setelah menyelesaikan pendidikan.
“Ananda datang ke kampus dengan membawa berbagai cita-cita. Saudara sekarang sudah berstatus sebagai mahasiswa. Menjadi mahasiswa bukan sekadar mendapatkan kartu mahasiswa ataupun ijazah. Menjadi mahasiswa berarti memasuki dunia kedewasaan, kemandirian, tanggung jawab, integritas, serta kemampuan untuk memberikan solusi bagi lingkungan,” tutur Rektor.
Ia berpesan agar mahasiswa baru menjadikan proses pendidikan di UM Bulukumba sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri secara utuh.
“Datanglah ke kampus dengan niat untuk mencari ilmu dan membangun karakter. Jadikan masa perkuliahan sebagai proses untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Rektor juga menekankan bahwa kehidupan kampus tidak terbatas pada ruang-ruang perkuliahan. Kampus merupakan ruang untuk belajar kehidupan, membangun relasi sosial, mengembangkan potensi, serta melatih mahasiswa agar mampu berinteraksi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Kampus bukan hanya ruang kuliah. Kampus adalah ruang kehidupan dan ruang sosial. Di sinilah ananda akan belajar berorganisasi, membangun komunikasi, menghargai perbedaan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan,” jelasnya.
Pesan serupa disampaikan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Bulukumba, Andi Muhammad Safwan, S.Pd. Ia mengingatkan mahasiswa baru untuk memahami dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku di lingkungan kampus.
Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa.
“Ananda harus mematuhi seluruh aturan yang berlaku di kampus. Jadilah mahasiswa yang disiplin, beretika, dan mampu menjaga nama baik almamater. Selain itu, mari kita terus memperkuat kehidupan beragama. Sebagai insan yang berada dalam lingkungan Muhammadiyah, kita harus menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa ajaran Islam senantiasa mengarahkan umatnya untuk melakukan kebaikan. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kehidupan akademik dan sosial.
Rangkaian PKKMB UM Bulukumba Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung 7–9 September 2026 diharapkan menjadi pintu awal bagi 210 mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, memahami budaya akademik dan kemahasiswaan, serta menumbuhkan semangat menjadi mahasiswa yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui tema “Dari Kampus Menuju Masa Depan: Membangun Mahasiswa Unggul dan Berdampak”, UM Bulukumba menegaskan komitmennya untuk menjadikan kampus bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan persiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
(Syayyidina Ali)






















