Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Mahasiswa Baru UM Bulukumba Resmi Dikukuhkan, Rektor: Jadilah Unggul dan Berintegritas

×

Mahasiswa Baru UM Bulukumba Resmi Dikukuhkan, Rektor: Jadilah Unggul dan Berintegritas

Share this article

KHITTAH.CO, BULUKUMBA — Sebanyak 210 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) resmi dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar kampus dalam Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Rabu, 9 September 2026. Dalam momentum tersebut, Rektor UM Bulukumba Dr. Hj. Andi Sumrah A.P., M.Si., menekankan pentingnya integritas, ketekunan, prestasi, dan kontribusi mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba dan dibuka langsung oleh Rektor. Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Penetapan Mahasiswa Baru oleh Wakil Dekan FKIP, Andi Alfina Listya Ningrum, S.Pd., M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan mahasiswa baru oleh Rektor UM Bulukumba.

Dalam sambutannya, Andi Sumrah mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal perjalanan mahasiswa dalam membangun kompetensi, karakter, dan integritas.

“Pada hari ini, saudara telah resmi dikukuhkan menjadi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Kami berharap saudara dapat menjalankan proses akademik dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan penuh ketekunan. Semoga ananda dapat menjadi insan yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang berpindah dari jenjang pendidikan sebelumnya ke perguruan tinggi. Lebih dari itu, masa perkuliahan merupakan fase penting untuk membentuk pola pikir, karakter, serta kompetensi dalam menghadapi berbagai persoalan.

Menurutnya, mahasiswa harus mampu menganalisis masalah, mencari solusi, dan menghasilkan gagasan maupun karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Andi Sumrah juga mengingatkan mahasiswa agar tidak memisahkan ilmu pengetahuan dari akhlak dan integritas.

“Jadilah mahasiswa yang memiliki integritas. Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah, dan kecerdasan tanpa integritas akan kehilangan makna,” pesannya.

Untuk mendukung pengembangan diri, mahasiswa didorong aktif memanfaatkan berbagai ruang yang tersedia di kampus. Tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi kemahasiswaan, pengembangan jejaring, penguasaan teknologi, bahasa asing, serta berbagai kegiatan internal kampus.

Andi Sumrah menegaskan, mahasiswa seharusnya tidak hanya berorientasi pada apa yang dapat diperoleh selama berada di kampus, tetapi juga memikirkan kontribusi yang dapat diberikan.

“Jangan hanya bertanya apa yang kampus bisa berikan, tetapi tanyakan apa yang bisa saudara berikan dan kontribusikan selama berada di kampus,” tuturnya.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk berani memiliki cita-cita besar. Menurutnya, mahasiswa tidak perlu takut bermimpi menjadi pemimpin, pengusaha, ilmuwan, pendidik, maupun profesional sesuai bidang yang ditekuni.

Karena itu, ia meminta mahasiswa menanamkan semangat untuk menjadi pribadi yang unggul, berintegritas, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Tanamkan dalam diri: saya harus unggul, saya harus berintegritas, saya harus berprestasi, dan saya harus bisa bermanfaat bagi semua,” tegasnya.

Selain memberikan pesan kepada mahasiswa, Andi Sumrah turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada UM Bulukumba sebagai tempat melanjutkan pendidikan putra-putrinya.

Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak dapat dibangun oleh kampus sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara mahasiswa, orang tua, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BPH UM Bulukumba Andi Muhammad Safwan, S.Pd., mengingatkan mahasiswa agar tidak melupakan perjuangan dan pengorbanan keluarga yang mengantarkan mereka hingga resmi menyandang status sebagai mahasiswa.

“Ananda telah resmi menyandang status sebagai mahasiswa UM Bulukumba. Tidak ada yang terjadi karena kebetulan. Di balik keberhasilan ini ada perjuangan dan pengorbanan keluarga. Karena itu, tanamkan niat untuk menjadi manusia yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujarnya.

Andi Muhammad Safwan juga mendorong mahasiswa untuk tidak takut mencoba hal-hal baru selama tetap berada dalam koridor kebaikan. Menurutnya, kehidupan kampus harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, membangun keberanian, serta melatih kepekaan dalam membaca peluang.

Ia menyebut keberanian berinovasi dan kemampuan melihat peluang sebagai bagian penting dari proses mahasiswa membangun masa depan.

“Jangan takut berinovasi, jangan takut mencoba. Jadilah mahasiswa yang cepat melihat peluang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” pesannya.

Rapat Senat Terbuka tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik 210 mahasiswa baru UM Bulukumba Tahun Akademik 2026/2027. Mereka diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, unggul, berintegritas, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Sebagaimana pesan Syayyidina Ali bin Abi Thalib yang relevan dengan semangat menuntut ilmu, “Ilmu lebih baik daripada harta.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan semata tentang memperoleh gelar, melainkan tentang membentuk manusia yang mampu menggunakan ilmu untuk menghadirkan kemanfaatan.

Kontributor: Syayyidina Ali
Editor: Andi Asywid Nur

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply