KHITTAH.CO, SINJAI — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sinjai mendorong seluruh pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM) mempercepat migrasi data SatuMu ke sistem elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (EKTAM).
Dorongan itu disampaikan Ketua PDM Sinjai, Agus Salim, saat membuka Bimbingan Teknis SatuMu di Kampus Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Sabtu, 26 September 2026.
Agus mengatakan, migrasi data menjadi bagian penting dalam penataan administrasi dan keanggotaan Muhammadiyah. Karena itu, seluruh cabang diminta memastikan proses migrasi berjalan, termasuk dengan mengunduh aplikasi MASA.
“Seluruh kita paling tidak dulu harus sudah ada yang mendownload aplikasi MASA,” ujar Agus.
Menurut Agus, PDM Sinjai telah berulang kali mengingatkan pengurus cabang mengenai pentingnya mengikuti proses tersebut. Bahkan, pengurus yang telah diberi surat tugas sebagai agen atau verifikator tetapi belum menjalankan tugasnya diarahkan untuk diganti dengan pengurus lain.
Meski demikian, pergantian pengurus dalam posisi tersebut, kata Agus, harus dilakukan secara komunikatif. Pengurus yang digeser tidak berarti dikeluarkan dari struktur kepengurusan.
“Kalau ada pergeseran jangan digeser sebelum dikomunikasikan kepada yang bersangkutan,” katanya.
Agus mengatakan, penataan tersebut justru diharapkan memperluas keterlibatan kader dalam kepengurusan Muhammadiyah. Pengurus yang tidak lagi menjalankan tugas sebagai agen atau verifikator dapat ditempatkan pada posisi lain, seperti wakil ketua.
“Jadi kita bukan berarti mengganti orang. Tidak semakin sedikit, tetapi kita semakin lama semakin banyak yang terlibat di pengurusan,” ujar Agus.
Dalam Bimtek tersebut, PDM Sinjai melibatkan ketua, sekretaris, bendahara, agen, dan verifikator dari tingkat cabang. Agus menjelaskan, agen dan verifikator tidak harus berasal dari ketua atau sekretaris, meskipun pengurus inti dinilai lebih baik untuk menjalankan tugas tersebut.
PDM Sinjai juga mencatat struktur 10 pimpinan cabang di wilayah tersebut. Jumlah itu berada di sembilan kecamatan karena Kecamatan Sinjai Timur memiliki dua pimpinan cabang, yakni PCM Sinjai Timur 1 dan PCM Sinjai Timur 2.
Pembagian tersebut dilakukan karena wilayah Sinjai Timur memiliki jumlah desa yang cukup banyak. Dengan pembagian wilayah itu, kegiatan Muhammadiyah diharapkan dapat berjalan lebih efektif.
Agus berharap seluruh PCM yang belum mengikuti proses migrasi dapat segera menuntaskannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus yang hadir dalam Bimtek tersebut sebelum secara resmi membuka kegiatan.






















