KHITTAH.CO, SINJAI — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai mengawali Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan membahas tantangan pendidikan Indonesia di tengah perubahan global sekaligus memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan di Kabupaten Sinjai. Agenda tersebut berlangsung dalam Kuliah Perdana di Auditorium H.M. Amir Said UIAD, Senin, 5 Oktober 2026.
Kuliah perdana menghadirkan Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan, H. Arafah, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber. Kegiatan mengusung tema “Pendidikan Indonesia di Era Global: Antara Kebijakan, Krisis Karakter dan Tuntutan Daya Saing Generasi Muda.”
Selain membahas isu pendidikan, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FTIK UIAD Sinjai dan sejumlah kepala sekolah SMA/SMK Negeri se-Kabupaten Sinjai.
Bahas Kebijakan hingga Daya Saing Generasi Muda
Dalam pemaparannya, Arafah mengajak mahasiswa dan dosen melihat persoalan pendidikan secara lebih luas, terutama dalam menghadapi perubahan global yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pembahasan mencakup kebijakan pendidikan, penguatan karakter, serta kebutuhan meningkatkan kompetensi dan daya saing generasi muda. Materi tersebut kemudian berkembang menjadi ruang dialog antara narasumber, dosen, dan mahasiswa FTIK UIAD.
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan pendidikan yang relevan dengan perkembangan saat ini. Jalannya diskusi dimoderatori Dr. Sudirman P., M.Pd.I.
Dekan FTIK UIAD Sinjai, Dr. Takdir, M.Pd.I., mengatakan kehadiran narasumber dari Dinas Pendidikan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan dunia pendidikan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan yang telah berbagi ilmu dan pengalaman dengan sivitas akademika FTIK UIAD.
“Terima kasih kepada Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan yang telah hadir dan memberikan ilmu serta pengalaman kepada mahasiswa dan civitas akademika FTIK UIAD. Kehadiran narasumber menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas terkait perkembangan dan tantangan dunia pendidikan,” ujarnya.
FTIK UIAD Perkuat Kerja Sama dengan Sekolah
Rangkaian Kuliah Perdana juga dimanfaatkan FTIK UIAD Sinjai untuk memperkuat hubungan kelembagaan dengan satuan pendidikan melalui penandatanganan MoU bersama sejumlah kepala sekolah SMA/SMK Negeri se-Kabupaten Sinjai.
Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi perguruan tinggi dengan sekolah diharapkan dapat memperluas ruang kerja sama sekaligus memperkuat kontribusi FTIK UIAD dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sinjai.
Takdir menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah yang hadir dalam agenda penandatanganan kerja sama tersebut. Menurut dia, sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan diperlukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat.
Selain itu, FTIK UIAD memberikan penghargaan kepada dosen terbaik dan mahasiswa terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian dan kontribusi sivitas akademika selama proses pendidikan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan secara simbolis Beasiswa Dunia Akhirat kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) serta beasiswa dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris.
Kuliah Perdana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 tersebut diikuti Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, staf, serta ratusan mahasiswa di lingkungan FTIK UIAD Sinjai.
Melalui agenda tersebut, FTIK UIAD Sinjai mengawali semester baru dengan mempertemukan pembahasan mengenai tantangan pendidikan, penguatan kapasitas mahasiswa, dan kolaborasi dengan satuan pendidikan. Langkah tersebut diarahkan untuk menyiapkan calon pendidik yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing dalam menghadapi perubahan pendidikan di era global.






















