Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Mahasiswa Unismuh Didorong Berperan dalam Pencegahan Karhutla

×

Mahasiswa Unismuh Didorong Berperan dalam Pencegahan Karhutla

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR —Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan generasi muda, termasuk mahasiswa. Untuk memperkuat kesadaran tersebut, Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bekerja sama dengan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi menggelar SiPongi Goes to Campus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai 8 Menara Iqra, Kampus Unismuh Makassar, Senin, 19 Oktober 2026, itu menghadirkan edukasi pencegahan karhutla, pengenalan teknologi pemantauan kebakaran, diskusi interaktif, hingga aksi penanaman pohon.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Ir Thomas Nifinluri, MSc, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Thomas mengulas perkembangan kejadian karhutla di Indonesia, faktor penyebab kebakaran, serta berbagai strategi mitigasi dan pengendalian yang dilakukan pemerintah.

Ia menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah penting dalam pengendalian karhutla. Karena itu, keterlibatan masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi, diperlukan untuk memperkuat kesadaran dan mengurangi risiko kebakaran.

Salah satu materi yang mendapat perhatian ialah pengenalan SiPongi, sistem informasi yang digunakan untuk mendukung pemantauan kebakaran hutan dan lahan. Melalui teknologi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada pemanfaatan data dan informasi dalam mendeteksi serta memantau potensi kebakaran.

Rektor Unismuh Dorong Pembelajaran Berbasis Praktik

Rektor Unismuh Makassar, Dr Ir H Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, mengapresiasi penyelenggaraan SiPongi Goes to Campus 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Ia menilai pengenalan teknologi pemantauan karhutla dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab persoalan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemantauan dan pencegahan. Kami berharap pengetahuan tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.”

Rakhim berharap kolaborasi dengan lembaga pemerintah dapat terus dikembangkan, terutama melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Mahasiswa Diajak Memahami Penyebab dan Dampak Karhutla

Selain pemaparan materi, kegiatan tersebut menghadirkan talkshow dan diskusi interaktif yang melibatkan perwakilan Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi, serta Program Studi Kehutanan.

Diskusi mengulas penyebab kebakaran hutan dan lahan, dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, serta pendekatan pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama.

Para mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendalami persoalan karhutla dari perspektif akademik sekaligus memahami pengalaman praktis pengendalian kebakaran di lapangan.

Panitia juga menggelar kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan tersebut dirancang agar mahasiswa tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi turut terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Penanaman Pohon Perkuat Pesan Pelestarian Lingkungan

Rangkaian SiPongi Goes to Campus 2026 dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.

Aksi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan lingkungan perlu diikuti tindakan nyata. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami risiko karhutla, tetapi juga mampu menyebarluaskan pengetahuan tentang pencegahannya kepada masyarakat.

Bagi Unismuh Makassar, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan lingkungan melalui kolaborasi dengan pemerintah.

Melalui SiPongi Goes to Campus 2026, mahasiswa Kehutanan Unismuh diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan hutan secara berkelanjutan serta mengambil peran sebagai agen edukasi dan pencegahan karhutla di tengah masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply