
KHITTAH.CO, MAKASSAR — Kesibukan sebagai wakil rakyat tidak menghentikan Kamaruddin Samad untuk melanjutkan pendidikan. Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu berhasil menyelesaikan studi magister di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan mengikuti Wisuda Ke-89 hari kedua, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kamaruddin mengikuti prosesi wisuda di Balai Sidang Muktamar Ke-47 Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin. Ia menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Magister Pendidikan Islam, setelah sebelumnya juga menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Makassar.
Momen kelulusan Kamaruddin mendapat perhatian khusus dari Bupati Maros, AS Chaidir Syam, yang turut menghadiri rangkaian wisuda. Chaidir menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Kamaruddin atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan magister.
Keduanya juga mengabadikan pertemuan melalui foto bersama di sela kegiatan. Kamaruddin masih mengenakan toga wisuda, sementara Chaidir tampil dengan pakaian dinas berwarna putih. Turut menyertai, Ketua Badan Pembina Harian Unismuh Prof Gagaring, Wakil Rektor I Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri, dan Rektor Institut Aisyiyah Sulsel Dr Nurhayati Azis.
Bagi Kamaruddin, keberhasilan menyelesaikan pendidikan S2 merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dapat memperkuat kapasitasnya dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif.
“Alhamdulillah, bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan S2. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat kami amalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengemban tugas kami sebagai wakil rakyat,” ujar Kamaruddin, Rabu (21/10/2026).
Kamaruddin merupakan anggota Komisi A DPRD Sulsel periode 2024–2029. Politikus PAN tersebut mewakili Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III yang meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar.
Sebelum menjadi anggota DPRD, Kamaruddin memiliki pengalaman sebagai pendidik. Ia pernah mengajar pendidikan agama di SDN Sungguminasa 1 dan SMA Muhammadiyah Sungguminasa, serta menjadi penyuluh agama Islam di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Kamaruddin juga aktif dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Ia pernah menjabat Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gowa periode 2019–2023 dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Teliti Pendidikan Karakter Berbasis Profetik
Dalam menyelesaikan pendidikan magisternya, Kamaruddin mengangkat tesis berjudul “Pendidikan Karakter Berbasis Prophetic Education: Analisis Literatur Pendidikan Islam Klasik dan Modern”.
Penelitian tersebut berfokus pada kajian pendidikan karakter berdasarkan pendekatan pendidikan profetik dengan menelaah literatur pendidikan Islam klasik dan modern.
Berdasarkan dokumen akademiknya, Kamaruddin dibimbing Dr M Amin Umar, SPd, MPd, sebagai Pembimbing I dan Dr Rahmi Dewanti, Lc, MA, sebagai Pembimbing II.
Dalam halaman pengesahan juga tercantum Direktur Program Pascasarjana Unismuh Makassar, Prof Erwin Akib, MPd, PhD, serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Islam, Dr Rusli Malli, MAg.
Berencana Melanjutkan S3 di Unismuh
Keberhasilan meraih gelar magister ternyata belum membuat Kamaruddin ingin mengakhiri perjalanan akademiknya. Ia telah memiliki rencana melanjutkan studi ke jenjang doktor.
Kamaruddin bahkan berkeinginan kembali memilih Unismuh Makassar sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Ia ingin memperdalam bidang keilmuan yang telah ditekuninya selama menempuh pendidikan magister.
“Insya Allah kami lanjutkan ke S3 dengan jurusan yang sama dan kampus yang sama, kampus tercinta Unismuh Makassar,” katanya.
Keinginan tersebut memperlihatkan hubungan akademik Kamaruddin dengan Unismuh. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di perguruan tinggi yang sama, ia berharap dapat kembali melanjutkan studi doktor.
Baca Juga: Wisuda Perdana ITSBM Selayar: 73 Sarjana Siap Jadi Talenta Baru Dunia Kerja
Kamaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelesaian pendidikannya. Ia secara khusus mengapresiasi doa dan dukungan keluarga.
“Terima kasih kepada semua pihak atas bantuannya, termasuk dukungan dan doa dari keluarga,” ungkapnya.
Bagian dari Wisuda 1.598 Lulusan
Wisuda Ke-89 Unismuh Makassar berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 20–21 Oktober 2026, dengan jumlah keseluruhan 1.598 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.
Program Pascasarjana Unismuh Makassar meluluskan 211 orang pada periode wisuda tersebut. Kamaruddin menjadi salah satu lulusan yang mengikuti prosesi pada hari kedua.
Dalam pidato wisudanya, Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, mengingatkan bahwa memperoleh ijazah bukan akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan terus mengembangkan pengetahuan dan menjadikan ilmu sebagai bekal untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Bagi Kamaruddin, pesan tersebut sejalan dengan rencananya melanjutkan pendidikan doktor. Ia berharap ilmu yang diperoleh di Unismuh tidak hanya menambah kualifikasi akademik, tetapi juga menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.






















