KHITTAH.CO, SINJAI — Aulia Ananda, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester V Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, meraih sembilan penghargaan dalam Kompetisi Motret Dasar #5 Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta. Bersaing dengan 209 peserta dari 16 perguruan tinggi di Indonesia, Aulia berhasil meraih penghargaan pada sembilan dari 12 kategori fotografi yang diikutinya, meski menempuh pendidikan di luar bidang fotografi.
Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring dengan mempertandingkan berbagai kategori yang menguji kemampuan teknis dan kreativitas peserta dalam menghasilkan karya fotografi.
Dari 12 kategori yang diikuti, Aulia meraih Juara II pada kategori Dark Mood, Flat Lay, dan Frog Eye. Ia juga memperoleh Juara III pada kategori Macro dan Negative Space.
Empat penghargaan lainnya berupa Harapan II diraih pada kategori Foreground, Bottom Angle, Bright Mood, dan Reflection.
Capaian tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Aulia dalam mengembangkan kemampuan fotografi sekaligus membuktikan bahwa potensi mahasiswa dapat tumbuh di luar bidang studi yang sedang ditempuh.
Kalahkan Persaingan di Sembilan Kategori Fotografi
Kompetisi Motret Dasar #5 Tingkat Nasional 2026 diikuti mahasiswa dari 16 perguruan tinggi, di antaranya Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Bakrie, dan UIAD Sinjai.
Persaingan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menguji keterampilan, memperluas wawasan, dan mengembangkan kreativitas melalui karya visual.
Aulia mengaku bersyukur dapat meraih sembilan penghargaan dalam kompetisi tersebut. Ia menilai keikutsertaannya bukan hanya tentang memperoleh kemenangan, tetapi juga kesempatan belajar bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa mendapatkan pengalaman ini. Sebagai mahasiswa PAI yang memiliki basic berbeda dari bidang fotografi, kesempatan untuk belajar bersama mentor dan bersaing dengan mahasiswa dari 16 universitas menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ungkapnya, Jumat, 23 Oktober 2026.
Menurut Aulia, perbedaan bidang akademik bukan alasan untuk membatasi diri dalam mengembangkan minat dan kemampuan. Ia justru menjadikan kompetisi tersebut sebagai ruang untuk mencoba hal baru sekaligus meningkatkan keterampilan fotografi.
Aulia: Belajar Tidak Terbatas di Bangku Kuliah
Aulia menjelaskan, motivasinya mengikuti kompetisi tersebut adalah keinginan untuk terus belajar, mencoba pengalaman baru, dan mengembangkan potensi diri.
“Saya percaya bahwa belajar tidak hanya terbatas pada bidang yang kita tekuni di bangku kuliah, tetapi juga bisa melalui berbagai pengalaman dan kesempatan berkarya,” tambahnya.
Pandangan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Aulia dalam mengembangkan kemampuan di luar program studi yang ditempuhnya. Melalui kompetisi fotografi, ia memperoleh kesempatan untuk mengasah kreativitas sekaligus mengukur kemampuannya dalam persaingan tingkat nasional.
Prestasi ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa UIAD Sinjai lainnya untuk mengeksplorasi minat dan bakat, mengikuti kompetisi, serta mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan di luar perkuliahan.
Capaian Aulia juga menunjukkan bahwa pengembangan diri tidak harus terbatas pada satu disiplin ilmu. Dengan keberanian mencoba, kemauan belajar, dan konsistensi berkarya, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperluas kompetensi sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat nasional.






















