Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Prodi Manajemen FEB Unismuh Sosialisasikan Kelas Bilingual untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

×

Prodi Manajemen FEB Unismuh Sosialisasikan Kelas Bilingual untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Share this article
Prodi Manajemen FEB Unismuh menggelar sosialisasi Kelas Bilingual bagi mahasiswa 2026 untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan daya saing global.

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Program Studi (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menggelar sosialisasi Kelas Bilingual bagi mahasiswa angkatan 2026 melalui Zoom Meeting, Rabu, 4 November 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 Wita itu memperkenalkan pembelajaran dua bahasa sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi persaingan akademik serta dunia kerja internasional.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Wakil Dekan I FEB Unismuh Dr. Agusdiwana Suarni, SE, M.Acc, Wakil Dekan III FEB Unismuh Dr. M. Yusuf Alfian Rendra Anggoro, Ketua Prodi Manajemen Dr. Nasrullah, SE, MM, dan Sekretaris Prodi Manajemen Dr. Zalkha Soraya, SE, MM Ketiganya memberikan penjelasan mengenai pentingnya penguasaan bahasa Inggris, tujuan penyelenggaraan kelas bilingual, serta persyaratan dan manfaat program bagi mahasiswa.

Melalui kelas bilingual, Prodi Manajemen berupaya membangun lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik. Program ini juga diarahkan untuk memperluas akses mahasiswa terhadap literatur internasional dan meningkatkan kemampuan komunikasi lintas bahasa.

Wakil Dekan I FEB Unismuh, Agusdiwana Suarni, menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris di tengah meningkatnya kebutuhan kompetensi global dalam pendidikan tinggi. Menurut dia, kemampuan tersebut tidak lagi sekadar menjadi nilai tambah, tetapi turut menentukan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia profesional.

“Penguasaan bahasa Inggris bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, melainkan kebutuhan bagi mahasiswa untuk mengakses ilmu pengetahuan dan menghadapi persaingan global,” ujar Agusdiwana.

Agusdiwana menjelaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris dapat membantu mahasiswa mengakses sumber pembelajaran internasional dan mengikuti berbagai kegiatan akademik yang melibatkan peserta dari negara lain. Karena itu, mahasiswa perlu membangun kemampuan berbahasa sejak awal perkuliahan agar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kompetensinya.

Mempersiapkan Mahasiswa Berdaya Saing Global

Ketua Prodi Manajemen FEB Unismuh, Nasrullah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Kelas Bilingual merupakan salah satu langkah program studi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program tersebut diharapkan membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi akademik sekaligus kemampuan komunikasi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja yang semakin terbuka.

“Kelas bilingual kami hadirkan untuk membiasakan mahasiswa menggunakan bahasa Inggris dalam pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi mereka di bidang manajemen dan bisnis,” kata Nasrullah.

Menurut Nasrullah, mahasiswa manajemen perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan bisnis dan perubahan kebutuhan dunia kerja. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan pendukung agar mahasiswa dapat memahami berbagai referensi manajemen internasional dan memperluas wawasan keilmuannya.

Nasrullah juga berharap mahasiswa angkatan 2026 dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti kelas bilingual sebagai bagian dari pengembangan kapasitas diri. Ia menilai kesiapan mahasiswa untuk belajar dan membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Persyaratan dan Keunggulan Kelas Bilingual

Sementara itu, Sekretaris Prodi Manajemen FEB Unismuh Zalkha Soraya, memaparkan persyaratan serta sejumlah keunggulan yang ditawarkan melalui Kelas Bilingual. Salah satu persyaratan yang disampaikan ialah mahasiswa memiliki pengetahuan dasar bahasa Inggris dan kesiapan mengikuti proses pembelajaran dengan penggunaan dua bahasa.

“Mahasiswa tidak harus langsung mahir berbahasa Inggris untuk mengikuti program ini. Yang terpenting adalah memiliki kemampuan dasar, kemauan belajar, dan kesiapan untuk terus mengembangkan diri,” jelas Zalkha.

Zalkha menjelaskan bahwa kelas bilingual memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa ketika berkomunikasi dan mengikuti pembelajaran yang menggunakan sumber berbahasa Inggris.

Selain pengembangan kemampuan berbahasa, program tersebut menawarkan kesempatan memperoleh sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas keikutsertaan mahasiswa. Sertifikat ini menjadi salah satu manfaat yang diperkenalkan kepada peserta dalam sosialisasi, di samping pengalaman mengikuti pembelajaran bilingual.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan mahasiswa dan unsur pengelola program studi. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan interaksi peserta dengan narasumber, sedangkan salah satu tangkapan layar menunjukkan 109 peserta yang terhubung pada saat dokumentasi dilakukan.

Penyelenggaraan Kelas Bilingual menjadi bagian dari upaya Prodi Manajemen FEB Unismuh memperkuat kualitas pembelajaran dan mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi bahasa Inggris yang selaras dengan kebutuhan pendidikan dan dunia bisnis.

Ke depan, Prodi Manajemen FEB Unismuh berharap sosialisasi ini mendorong mahasiswa angkatan 2026 untuk berpartisipasi dalam Kelas Bilingual. Program tersebut sekaligus diharapkan mendukung pengembangan lulusan manajemen yang memiliki kompetensi akademik, wawasan global, dan landasan nilai-nilai Islami

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner ITKESMU SIDRAP

Leave a Reply