Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Bupati Sidrap Letakkan Batu Pertama Dhuafa Centre Muhammadiyah, Ikhtiar Hadirkan Layanan bagi Masyarakat

×

Bupati Sidrap Letakkan Batu Pertama Dhuafa Centre Muhammadiyah, Ikhtiar Hadirkan Layanan bagi Masyarakat

Share this article

KHITTAH.CO, SIDRAP — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sidenreng Rappang memulai pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah Sidrap. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, S.I.P., M.M., di Kelurahan Bojoe, Kecamatan Watang Pulu, Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah Kabupaten Sidrap, pemerintah Kecamatan Watang Pulu, KUA, jajaran PDM Sidrap, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, organisasi otonom Muhammadiyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dhuafa Centre Muhammadiyah Sidrap dirancang sebagai pusat pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat, khususnya kelompok dhuafa. Kehadirannya diharapkan menjadi ruang pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, budaya, dan keagamaan.

Ketua PDM Sidrap, Dr. Drs. H. Syamsu Tang, M.Pd., mengatakan pembangunan Dhuafa Centre merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah memperluas pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang sosial.

“Ini merupakan bagian dari khidmat Muhammadiyah untuk bersama seluruh komponen bangsa menghadirkan kemaslahatan. Pelayanan kemanusiaan harus dapat dirasakan oleh siapa saja yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Syamsu Tang, gagasan pembangunan Dhuafa Centre juga berangkat dari dinamika sosial dan keagamaan yang berkembang di Sidrap. Salah satunya adalah kebutuhan pembinaan bagi masyarakat yang baru memeluk Islam.

Karena itu, kata dia, Dhuafa Centre diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat pendampingan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

“Dhuafa Centre diharapkan dapat menjembatani pembinaan mereka, baik dalam aspek keagamaan, sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Dhuafa Centre dibangun di atas lahan berukuran sekitar 20 x 25 meter, dengan rencana bangunan sekitar 10 x 20 meter. Pembangunannya diperkirakan membutuhkan anggaran kurang lebih Rp950 juta yang bersumber dari bantuan para dermawan dan sumber-sumber lain yang tidak mengikat.

Sementara itu, Bupati Sidrap Syahruddin Alrif mengapresiasi langkah Muhammadiyah membangun Dhuafa Centre. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Dhuafa Centre oleh Persyarikatan Muhammadiyah sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mewujudkan Sidrap yang maju dan sejahtera. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara umara, ulama, dan aghniya,” kata Syahruddin.

Ia berharap keberadaan Dhuafa Centre dapat menjadi salah satu ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, Muhammadiyah, dan berbagai elemen masyarakat dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan warga.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan silaturahmi antara jajaran PDM Sidrap, organisasi otonom Muhammadiyah, pemerintah daerah, pemerintah Kecamatan Watang Pulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Setelah itu, Bupati Sidrap bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah dan undangan melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan.

Pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah Sidrap ditargetkan rampung pada pertengahan 2028. Setelah selesai, fasilitas tersebut akan difokuskan untuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dhuafa.

Melalui pembangunan Dhuafa Centre, Muhammadiyah Sidrap berharap tumbuh kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan umat melalui kerja kolaboratif, pelayanan sosial, serta pemberdayaan yang berkelanjutan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply