Scroll untuk baca artikel
Berita

Dosen dan Tendik UMS Rappang Ikuti Baitul Arqam VII untuk Perkuat Ideologi Muhammadiyah

×

Dosen dan Tendik UMS Rappang Ikuti Baitul Arqam VII untuk Perkuat Ideologi Muhammadiyah

Share this article

KHITTAH.CO, SIDRAP – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali memperkuat pembinaan ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui penyelenggaraan Baitul Arqam Angkatan VII. Sebanyak 42 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) mengikuti perkaderan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Juni 2026, sebagai upaya menyiapkan kader penggerak yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Kegiatan bertema “Aktualisasi AIK untuk UMS Rappang Berkemajuan” itu dibuka pada Jumat, 12 Juni 2026, di lantai dua Gedung Rektorat UMS Rappang. Selanjutnya, seluruh rangkaian perkaderan dipusatkan di Villa Kincir Angin, Desa Mattirotasi, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Wakil Rektor IV UMS Rappang, Dr. Drs. Syamsu T., S.Pd., M.Pd., yang mewakili Rektor UMS Rappang Prof. Dr. Jamaluddin Ahmad, mengatakan bahwa Baitul Arqam merupakan program strategis universitas dalam memastikan seluruh civitas akademika mampu mengimplementasikan nilai-nilai AIK secara nyata.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara tuntas sehingga nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan kampus, keluarga, dan masyarakat,” kata Syamsu saat membuka kegiatan.

Menurut dia, tema yang diangkat tahun ini selaras dengan visi UMS Rappang dalam membangun kampus berkemajuan yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman.

Master of Training Baitul Arqam Angkatan VII, Saifullah Kaharuddin, menegaskan bahwa pengabdian di amal usaha Muhammadiyah tidak semata-mata dipahami sebagai pekerjaan formal, melainkan bagian dari dakwah dan ibadah.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap tugas yang dijalankan di lingkungan kampus merupakan bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Jadi, bukan hanya pengabdian kepada institusi, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Islam (LPPI) UMS Rappang, Saifullah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan agenda tahunan yang diarahkan untuk melahirkan kader Muhammadiyah yang memiliki kompetensi ideologis dan aktif berkontribusi di struktur persyarikatan.

“Harapannya, mereka memiliki kompetensi Kemuhammadiyahan yang baik, memahami gerakan persyarikatan, serta aktif berkontribusi di tingkat ranting, cabang, maupun daerah,” katanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup penguatan ideologi Muhammadiyah, wawasan keislaman, sosial kemanusiaan, serta pembentukan karakter. Pembekalan tersebut ditujukan untuk menyiapkan kader yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai AIK dalam pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi maupun kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan Baitul Arqam Angkatan VII turut dihadiri Wakil Rektor II UMS Rappang Dr. Andi Astinah Adnan, S.S., S.Pd., M.Si., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS Rappang Drs. Abd. Azis, M.Si., M.Pd., serta para dekan dan wakil dekan di lingkungan UMS Rappang.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply