KHITTAH.CO, BANTAENG — Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Cabang Bantaeng periode 2026-2030 resmi dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kepengurusan baru diharapkan tidak berhenti menjadi wadah silaturahmi alumni, tetapi mampu menghimpun potensi anggotanya untuk ikut menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Pelantikan dilakukan Ketua Umum DPP IKA Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri dan disaksikan Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin M.I.Kom, serta Rektor Unismuh Makassar Dr Ir Abd Rakhim Nanda ST MT IPU.
Agenda IKA Unismuh Bantaeng
IKA Unismuh Bantaeng periode 2026-2030 dipimpin Rahman SPd MPd. Kepengurusan tersebut menghimpun alumni dari beragam latar belakang profesi untuk memperkuat hubungan dengan almamater sekaligus memperluas kontribusi di tengah masyarakat.
Rahman mengatakan, amanah kepengurusan tidak boleh dipandang semata sebagai jabatan organisasi. IKA, menurut dia, harus menjadi rumah bersama alumni sekaligus ruang untuk mempertemukan gagasan, keahlian, dan jejaring.
“Amanah ini bukan sekadar kebahagiaan, tetapi merupakan tanggung jawab besar yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh, kebersamaan, dan komitmen. IKA Unismuh adalah rumah besar seluruh alumni,” ujar Rahman.
Ia menyebut tiga semangat yang akan menjadi pijakan kepengurusan, yakni bersilaturahmi, bersinergi, dan berkontribusi. Kolaborasi akan dibangun bersama Unismuh Makassar, Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Muhammadiyah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur masyarakat.
Program kepengurusan diarahkan antara lain pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme alumni, pendidikan, kegiatan sosial dan kemanusiaan, kewirausahaan, serta pemberdayaan generasi muda.
“Kami mengajak seluruh alumni untuk tidak hanya menjadi anggota, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama,” kata Rahman.
Pesan Rektor
Rektor Unismuh Makassar Dr Ir Abd Rakhim Nanda ST MT IPU berharap kepengurusan IKA yang baru mampu memperkuat hubungan antara alumni, almamater, dan pemerintah daerah.
Menurut dia, keberadaan alumni dengan beragam profesi merupakan kekuatan yang dapat diarahkan untuk memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Kita berharap semangat sinergitas antara Kabupaten Bantaeng, Unismuh, dan alumninya terus dipertahankan,” ujar Rakhim.
Ia menegaskan, pelantikan pengurus tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Potensi alumni perlu dihimpun dan diarahkan menjadi kekuatan bersama untuk mendukung pembangunan Bantaeng.
Harapan Ketua Umum DPP IKA Unismuh
Ketua Umum DPP IKA Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri, yang akrab disapa Prof Andis, meminta pengurus baru segera memetakan keberadaan alumni Unismuh yang tinggal maupun bekerja di Bantaeng.
Menurut Prof Andis, alumni Unismuh telah tersebar di berbagai sektor dan memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap teman-teman alumni menjadi pendukung penuh kegiatan peningkatan sumber daya manusia dan pembangunan di Kabupaten Bantaeng,” ujar Prof Andis.
Ia juga berharap alumni menjadi duta almamater di tengah masyarakat dengan menunjukkan kualitas kerja, profesionalitas, dan keteladanan.
Apresiasi Bupati
Bupati Bantaeng Muhammad Fathul Fauzy Nurdin mengapresiasi keberadaan alumni Unismuh yang telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga politik.
Menurut dia, jejaring alumni tersebut merupakan modal penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Fathul berharap kepengurusan yang baru dilantik tidak menjadikan IKA sekadar ruang untuk mengenang masa kuliah.
“Ini bukan hanya momentum untuk nostalgia masa lalu, tetapi bagaimana kita bisa membangun kekuatan bersama untuk menata masa depan Kabupaten Bantaeng,” ujarnya.
Pelantikan IKA Unismuh Bantaeng berlangsung dalam momentum penguatan hubungan Unismuh Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Jaringan alumni diharapkan menjadi penghubung antara kampus, pemerintah daerah, Muhammadiyah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi daerah.






















