KHITTAH.CO, MAKASSAR – Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah Sulawesi Selatan menggelar pembinaan perdana bagi para mualaf di Masjid Jannatul Firdaus, Jalan Telegraf 1, Telkom Makassar, Rabu, 18 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal program pendampingan berkelanjutan bagi mualaf di wilayah Sulawesi Selatan, yang bertujuan memperkuat pemahaman keislaman serta membangun keteguhan iman.
Pembinaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan dakwah yang sebelumnya telah dijalankan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah Sulsel. Sebelum MLC terbentuk secara resmi, program serupa telah rutin dilaksanakan di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar.
Ketua MLC Muhammadiyah Sulsel, Tauhid, S.Ag., M.Pd., yang hadir sebagai pemateri utama, menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam.
“Istiqomah itu tidak mudah, tetapi sangat dicintai Allah. Mulailah dari yang wajib secara rutin, meskipun sedikit,” ujarnya dalam materi bertema Istiqomah dalam Iman dan Ibadah.
Kegiatan diawali dengan salat Asar berjamaah dan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi serta diskusi interaktif. Meski diikuti enam peserta, suasana berlangsung hangat dan terbuka.
Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan praktis setelah memeluk Islam, seperti tata cara bersuci (thaharah), penyempurnaan salat, hingga relasi dengan keluarga non-muslim.
Koordinator Komunitas Mualaf, Elsa, mengatakan bahwa pembinaan ini akan dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan, yakni pada pekan pertama dan ketiga.
“Kami ingin masjid menjadi ruang yang nyaman bagi para mualaf untuk belajar dan menguatkan iman. MLC hadir sebagai wadah pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan spiritual sekaligus membangun komunitas yang saling mendukung bagi para mualaf di Sulawesi Selatan.





















