Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sulsel Selalu Dukung Program Pemerintah

×

Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sulsel Selalu Dukung Program Pemerintah

Share this article
Example 468x60

KHITTAH.CO, MAKASSAR- Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Ambo Asse  menyambut hangat kunjungan silaturahim Pj Gubernur Zudan Arif Fakrullah.

Ambo Asse didampingi Sekretaris, Bendahara, dan seluruh Wakil Ketua PWM Sulsel menyambut kedatangan Zudan beserta rombongan di Pusat Dakwah Muhammadiyah (PUSDAM) Sulsel pada Senin, 20 Mei 2024 siang.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Ketua PWM memastikan, pihaknya selalu mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Sebagai pendiri bangsa, Muhammadiyah memang sudah  seharusnya berkontribusi nyata untuk kemajuan negeri.

Ia mengungkapkan, di masa pemerintah Pj Gubernur Sulawesi Selatan sebelumnya, Bahtiar Baharuddin, Muhammadiyah membantu realisasi program ketahanan pangan Pemprov Sulsel.

Ketua PWM yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar itu menyebut, pihaknya menyediakan lahan amal usahanya (AUM) untuk ditanami Pisang Cavendish.

Unismuh Makassar menyediakan lahan di sekitar Pusdiklatnya, Kawasan Bollangi Kabupaten Gowa, seluas 12 hektare. Tidak hanya itu, Muhammadiyah juga menyediakan lahan di lingkungan Pesantren Darul Fallaah Bissoloro, yang luasnya mencapai 72 hektare.

“Ini wujud nyata dukungan kami terhadap program-program pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” kata dia. Terlebih, visi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel periode ini adalah “Mencerahkan Umat, Memajukan Sulawesi Selatan.”

Atas sambutan PWM Sulsel, Pj Gubernur Zudan menghaturkan rasa bahagia dan syukur. “Saya merasa berbesar hati, dan berbahagia mendapatkan sambutan selengkap ini,” kata dia.

Zudan mengaku, pertemuan dirinya dan pengurus Muhammadiyah Sulsel sudah direncanakan sejak awal. Ia mengungkapkan, dirinya memang harus mendengarkan dan  menyerap aspirasi dan masukan semua kalangan, terlebih Muhammadiyah.

Ia mengungkapkan, pihaknya memohon doa dan dukungan untuk upaya Pemprov Sulsel mengatasi kasus stunting yang akan jadi program prioritasnya. Demikian juga dengan program pendidikan karakter dan budi pekerti demi mewujudkan “baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur“.

Menanggapi Pj Gubernur, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sulsel, Mahmudah juga memastikan kontribusi gerakan perempuan Islam Berkemajuan itu, termasuk dalam penanganan kasus stunting.

‘Aisyiyah berkomitmen, fokus gerakan dakwah dalam bidang pelayanan kesehatan adalah mengupayakan penurunan angka kematian ibu melahirkan.

‘Aisyiyah juga mengupayakan penurunan angka kematian bayi dan balita dengan memprioritaskan program pencegahan stunting, masfikasi imunisasi, ASI eksklusif, serta pemberian gizi seimbang.

Karena itu, Dosen FBS Universitas Negeri Makassar itu meminta dukungan Pj Gubernur Sulsel untuk memasifkan gerak dakwah ‘Aisyiyah sampai pelosok, terutama dalam mengupayakan pendirian ranting.

“Untuk mendukung program Pemprov Sulsel, baldatun tayyibatun yang Bapak sampaikan tadi, kami di ‘Aisyiyah sudah punya program Qaryah Thayyibah. Karena itu, kami menyatakan siap untuk menjadi mitra Pemprov,” tegas dia.

“Terlebih jika Pemprov Sulsel menyokong maksimal gerakan ‘Aisyiyah, termasuk dalam upaya pendirian pimpinan ranting di Sulsel ini. Insya Allah, kami yakin, kolaborasi ini akan mewujudkan visi baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafuur,” tegas dia.

 

 

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply