
KHITTAH.CO, MAKASSAR – Alvaro Ezra Zagikusuma, siswa SMP Muhammadiyah Darul Arqam Karanganyar, meraih juara 1 cabang lomba News Reading tingkat SMP pada ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII. Kompetisi tersebut digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis–Jumat, 12–14 Februari 2026.
Keberhasilan Alvaro menempatkannya sebagai yang terbaik setelah bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi ini menjadi pencapaian penting bagi sekolah sekaligus motivasi bagi pelajar lain untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris dan public speaking.
Alvaro mengaku tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Ia menyebut pengalaman mengikuti lomba serupa saat masih duduk di sekolah dasar menjadi bekal berharga.
“Saya merasa wow banget, terkejut. Soalnya dulu waktu SD saya juga pernah ikut lomba OlympicAD cabang News Reading, tapi belum masuk pemenang,” kata Alvaro.
Menurut Alvaro, persiapan yang ia lakukan terbilang sederhana. Ia memanfaatkan waktu yang diberikan panitia untuk membaca dan memahami teks secara berulang.
“Kami diberi waktu satu jam untuk persiapan. Saya membaca teks beberapa kali supaya tahu kata berikutnya apa, jadi bisa lebih lancar saat tampil,” ujar Alvaro.
Ia menjelaskan, tantangan utama dalam lomba ini adalah memastikan pengucapan kata-kata tetap tepat dan jelas. Hal tersebut menjadi evaluasi pribadi yang ingin terus ia perbaiki.
“Tantangannya bagaimana cara saya mengucapkan kata-kata dengan benar. Itu yang ke depan ingin saya perbaiki lagi,” tuturnya.
Alvaro juga menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan lomba. Ia menilai penyelenggaraan berjalan baik dan suasana kompetisi terasa kondusif.
Pelajar kelas VII itu menambahkan bahwa para peserta saling menghormati dan bersikap ramah satu sama lain. Menurutnya, hal tersebut membuat kompetisi berlangsung sehat dan menyenangkan.
“Lawan-lawan saya ramah-ramah,” ucap Alvaro.
Lebih lanjut, Alvaro mengatakan kemenangan ini menjadi motivasi besar baginya untuk terus mengasah kemampuan. Ia berencana kembali mengikuti kompetisi serupa di masa mendatang.
Ia juga berharap dapat melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. “Saya ingin ikut lomba lagi. Harapannya bisa menang lagi, bahkan kalau bisa sampai lomba internasional,” katanya.
Bagi pihak sekolah, prestasi ini dipandang sebagai bukti pembinaan yang berjalan baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Keberhasilan Alvaro diharapkan dapat memacu semangat siswa lain untuk berprestasi.
Ke depan, Alvaro berharap OlympicAD terus memberi ruang bagi pelajar dari berbagai daerah untuk berkembang. Ia ingin semakin banyak peserta yang sebelumnya belum lolos final dapat meraih kesempatan dan prestasi.
Dengan terselenggaranya OlympicAD VIII di Unismuh Makassar, ajang ini kembali menegaskan perannya sebagai wadah pengembangan bakat dan karakter pelajar Muhammadiyah di tingkat nasional.
Laporan langsung: Adaha/Safira





















