Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Ramah Tamah Wisuda UMSi 2026, Rektor Dorong Lulusan Siap Berkarya

×

Ramah Tamah Wisuda UMSi 2026, Rektor Dorong Lulusan Siap Berkarya

Share this article

KHITTAH.CO, SINJAI — Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) memberikan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik dalam ramah tamah wisuda Sarjana, Sarjana Terapan, dan Magister Tahun 2026 di Gedung Auditorium UMSi Maraja Convention Center, Kamis (22/10/2026) malam.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi akademik mahasiswa, termasuk Ahriani Halim dari Program Magister Administrasi Publik yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Sebanyak 600 mahasiswa dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda pada Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ramah tamah tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan calon alumni menjelang prosesi wisuda. Selain memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para calon lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Ketua Panitia Wisuda UMSi, Dr. Ir. Bahri Syamsuri, S.Pt., M.Si., IPM., dalam laporannya menyampaikan bahwa 600 mahasiswa akan mengikuti prosesi wisuda tahun ini.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan sivitas akademika yang telah bekerja sama menyukseskan rangkaian kegiatan wisuda. Ia juga berharap para lulusan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Rektor UMSi: Wisuda Menjadi Awal Perjalanan untuk Berkarya

Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., M.P.W.K., mengucapkan selamat kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati. Ia menjelaskan bahwa ramah tamah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mempererat hubungan dan menghilangkan sekat di antara keluarga besar universitas.

“Lupakan yang empat tahun itu, kita santai dan nikmati proses di ujung,” ujarnya.

Umar juga mengajak para calon alumni untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, dan membangun sinergi melalui Ikatan Alumni (IKA) UMSi.

Menurutnya, perkembangan institusi, termasuk hadirnya Gedung Auditorium UMSi Maraja Convention Center, perlu diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kontribusi nyata para alumni.

Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan baru di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

“Menjadi wisudawan adalah momentum untuk berkarya, bekerja keras, dan mengoptimalkan pengetahuan yang telah didapatkan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSi, Drs. H. A. Mulawangsa, M.H., mengingatkan para lulusan agar menjadikan ilmu yang diperoleh selama kuliah sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia berharap para lulusan tidak hanya mengandalkan kompetensi profesional, tetapi juga menjunjung nilai-nilai pendidikan dalam setiap tindakan dan keputusan. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus menjadi landasan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Ketua IKA UMSi, Asdar Palewai, S.Sos., M.A.P., turut mengajak para calon alumni membangun jejaring sejak awal. Ia menilai jaringan alumni dapat membuka peluang pengembangan karier, memperluas kolaborasi, dan memperkuat hubungan antara lulusan dengan berbagai sektor.

Ia juga berharap para alumni tetap menjaga hubungan dengan almamater serta berkontribusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Riswan: Kuliah di Kampung Bukan Berarti Berpikir Kampungan

Pesan tentang pentingnya kepercayaan diri dan daya saing turut disampaikan Riswan, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) yang meraih predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK 3,95.

Dalam penyampaian kesan dan pesannya, Riswan mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai prestasi akademik tidak semata-mata berkaitan dengan penghargaan individu, tetapi juga merupakan hasil dari proses belajar, perjuangan, dan semangat mahasiswa untuk terus berkembang.

“Meskipun kita kuliah di kampung, kita tidak boleh kampungan,” ungkapnya.

Saat ini, Riswan mengaku sedang mengikuti program magang di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah.

Ia berharap seluruh lulusan UMSi terus mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan ilmu yang dimiliki untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, UMSi memberikan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan. Peraih penghargaan tersebut mencatatkan IPK antara 3,74 hingga 4,00.

Riswan dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota meraih predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK 3,95. Pada tingkat Fakultas Teknik, predikat wisudawan terbaik diraih Nurul Kasmi dari program studi yang sama dengan IPK 3,74.

Dari Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Humaniora (FISIPHUM), Rosnita dari Program Studi Ilmu Pemerintahan meraih predikat wisudawan terbaik dengan IPK 3,78. Sementara itu, Agi Jefani Efendi dari Program Studi Peternakan menjadi wisudawan terbaik Fakultas Pertanian (FAPERTA) dengan IPK 3,99.

Pada jenjang magister, Ahriani Halim dari Program Magister Administrasi Publik meraih IPK 4,00 sekaligus menjadi wisudawan terbaik program tersebut.

Adapun penerima penghargaan wisudawan terbaik tingkat program studi lainnya adalah:

Nilmala Sari — Program Studi Agribisnis, IPK 3,93.

Wahyu Maulana — Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, IPK 3,88.

Rahmat Hidayat — Program Studi Peternakan, IPK 3,80.

Syamsidar — Program Studi Agroteknologi, IPK 3,77.

Nazirah — Program Studi Ilmu Pemerintahan, IPK 3,92.

Indra Setya Permana — Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, IPK 3,74.

Nurfadillah — Program Studi Administrasi Publik, IPK 3,88.

Hismah — Program Studi Bisnis Digital, IPK 3,87.

Jusriani — Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, IPK 3,94.

Nurul Yakin — Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, IPK 3,83.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras dan pencapaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di UMSi.

Melalui rangkaian ramah tamah dan wisuda tahun ini, UMSi berharap para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga memiliki integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian. Bekal tersebut diharapkan dapat mendorong para alumni berkontribusi bagi pembangunan daerah serta kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply