
Khittah.co, Makassar — SMA Muhammadiyah 2 Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan prestasi akademik siswa dengan mengikuti Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII. Pada ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, sekolah ini mengirimkan Safira, siswi kelas XII, untuk berlaga pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Bidang Sosial.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Makassar, Anggereni, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas partisipasi Safira dalam ajang OlympicAD VIII. Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam lomba KTI menjadi bukti bahwa sekolah terus mendorong budaya literasi, riset, dan kepekaan sosial di kalangan peserta didik.
“Kami sangat bangga karena siswa SMA Muhammadiyah 2 Makassar mampu berkompetisi di tingkat nasional melalui karya ilmiah. Ini sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi yang kritis, berkarakter, dan peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya,” ujar Anggereni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 11 Februari 2026.
Safira dibimbing langsung oleh guru pendamping, Andi Asywid Nur, M.Pd., yang menilai bahwa lomba KTI bidang sosial bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa.
“Melalui karya tulis ilmiah, siswa dilatih untuk membaca realitas sosial secara kritis, menyusun argumen ilmiah, serta menawarkan solusi berbasis data. Safira menunjukkan keseriusan dan kedewasaan berpikir yang patut diapresiasi,” jelas Asywid.
Safira sendiri mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh sekolah dan dukungan penuh dari para guru. Ia berharap keikutsertaannya dalam OlympicAD VIII dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi siswa lain.
“Saya merasa bangga bisa mewakili SMA Muhammadiyah 2 Makassar. Lomba ini memberi saya pengalaman baru dalam meneliti dan menulis isu-isu sosial secara ilmiah. Semoga hasilnya bisa membanggakan sekolah,” ungkap Safira.
Partisipasi SMA Muhammadiyah 2 Makassar dalam OlympicAD VIII diharapkan dapat memperkuat tradisi akademik sekolah Muhammadiyah serta mendorong lahirnya generasi pelajar yang unggul secara intelektual, sosial, dan berakhlak berkemajuan.





















