Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Sambutan Ketua PWM Sulsel dan Rektor Unismuh Meriahkan Senam Anak Indonesia Hebat

×

Sambutan Ketua PWM Sulsel dan Rektor Unismuh Meriahkan Senam Anak Indonesia Hebat

Share this article


Khittah.co, Makassar
— Ribuan pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia memadati pelataran Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis, 12 Februari 2026. Mereka mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat yang menjadi pembuka rangkaian Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII.

Di hadapan peserta, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan Ambo Asse menyampaikan sambutan hangat sekaligus apresiasi atas kepercayaan menjadikan Sulawesi Selatan—terutama Makassar—sebagai tuan rumah.

“Kami menyampaikan selamat datang di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, pusat kepemimpinan wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan,” ujar Ambo Asse.

Ia menekankan Unismuh Makassar sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah unggulan di Sulawesi Selatan. “Universitas Muhammadiyah Makassar yang kita tempati hari ini adalah universitas Muhammadiyah yang sudah unggul. Selamat datang, selamat bersenam, dan selamat berlomba di Makassar,” katanya.

Ambo Asse menyebut OlympicAD VIII bukan sekadar kompetisi. Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi, menanamkan sportivitas, dan menumbuhkan kegembiraan kolektif pelajar Muhammadiyah se-Indonesia. Ia berharap seluruh kontingen merasa nyaman selama berada di Makassar.

Sambutan tuan rumah juga disampaikan Rektor Unismuh Makassar Rakhim Nanda. Ia mengapresiasi kehadiran ribuan pelajar sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Unismuh sebagai lokasi pelaksanaan.

“Atas nama civitas akademika Universitas Muhammadiyah Makassar, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen dari berbagai daerah di Indonesia yang telah hadir dan mempercayakan Unismuh sebagai tuan rumah OlympicAD VIII,” ujar Rakhim.

Rakhim mengingatkan para pimpinan rombongan dan pendamping agar menjaga peserta didik, terutama saat berada di luar area kampus. “Kami menitipkan kepada bapak dan ibu pimpinan rombongan agar menjaga peserta didiknya masing-masing. Di luar kampus tentu tidak bisa dikontrol satu per satu oleh panitia lokal maupun tuan rumah,” katanya.

Menurut Rakhim, OlympicAD VIII menjadi momen untuk menampilkan wajah terbaik pelajar Muhammadiyah di hadapan publik nasional. Ia menilai gaung kegiatan ini akan terdengar luas karena mendapat perhatian berbagai pihak.

Senam berlangsung meriah sejak pagi. Setelah itu, rangkaian OlympicAD VIII dilanjutkan dengan pembukaan resmi serta perlombaan pada sejumlah cabang akademik, seni, dan olahraga. Ajang ini diharapkan menjadi momentum pembinaan prestasi, karakter, dan akhlak mulia pelajar Muhammadiyah sejalan dengan nilai-nilai persyarikatan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply