Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Sekda Takalar: KKP FAI Unismuh Jangan Sekadar Formalitas, Harus Menyentuh Kebutuhan Warga

×

Sekda Takalar: KKP FAI Unismuh Jangan Sekadar Formalitas, Harus Menyentuh Kebutuhan Warga

Share this article

Khittah.co, Takalar — Pemerintah Kabupaten Takalar menyatakan siap menyambut sekaligus melepas mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di wilayah Takalar.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Takalar H. Muhammad Firdaus Dg Manye melalui Sekretaris Daerah Takalar Dr. H. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.IKom, saat menerima audiensi pimpinan FAI Unismuh Makassar di ruang kerja Sekda, Selasa, 13 Januari 2026.

Sekda Hasbi mengatakan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan KKP sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan kegiatan tersebut perlu menghasilkan manfaat yang nyata bagi warga, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik.

“Kami membuka ruang bagi adik-adik mahasiswa Unismuh. Silakan berbaur dengan masyarakat, melihat kebutuhan di lapangan, dan menyusun program yang relevan,” kata Hasbi.

Menurut dia, mahasiswa diharapkan terlibat dalam kegiatan yang selaras dengan program prioritas daerah, antara lain pendidikan karakter, pemberdayaan ekonomi umat, kesehatan masyarakat, serta penguatan nilai keislaman yang moderat. Ia juga meminta mahasiswa berkolaborasi dengan perangkat desa dan dinas terkait.

“Identifikasi masalah, lalu cari solusi bersama. Belajar dari kearifan lokal. Jika ada kegiatan yang bermanfaat bagi warga, silakan dilakukan sesuai kebutuhan dan kemampuan,” ujarnya.

Perwakilan FAI Unismuh Makassar, Elli Oschar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Takalar. Ia menyebutkan, sebanyak 123 mahasiswa dari berbagai program studi di FAI akan ditempatkan di sejumlah desa di Kecamatan Galesong selama lebih dari satu bulan.

“Sebagian waktu pelaksanaan juga akan bertepatan dengan bulan Ramadhan sekitar dua pekan. Kami berharap ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk berbaur dengan masyarakat,” kata Elli.

Ketua panitia pelaksana, Ratna Wulandari, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak kampus telah melakukan pembekalan teori dan teknis sebelum penerjunan. Dukungan pemerintah daerah, menurut dia, menjadi faktor penting bagi kelancaran program di lapangan.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya berjalan baik, tetapi juga menjadi awal kerja sama yang lebih erat antara FAI Unismuh Makassar dan Pemkab Takalar,” ujar Ratna.

Rangkaian KKP rencananya diawali dengan pelepasan simbolis oleh bupati, dilanjutkan pembekalan teknis. Program kerja mahasiswa akan disesuaikan dengan kebutuhan desa dan kompetensi peserta, seperti pendampingan pendidikan keagamaan, pengelolaan masjid, pendampingan BUMDes, serta literasi.

Jika Anda ingin, saya bisa buatkan juga lead versi lebih “keras” ala Kompas (lebih ringkas dan padat) atau menyiapkan kutipan langsung yang lebih rapi untuk siap tayang di portal berita kampus/pemda.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply