KHITTAH.CO, PALOPO — Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja Dalam Negeri (LPK DN) INSERA Kota Palopo untuk memperkuat kompetensi dan kesiapan kerja mahasiswa melalui program pendidikan dan pelatihan (diklat) serta pemagangan. Kegiatan tersebut berlangsung di lantai 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Palopo, Senin–Rabu, 26–28 Oktober 2026 ini merupakan tindak lanjut nota kerja sama kedua pihak untuk menjembatani pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Hadir dalam kegiatan, Dekan FEB UM Palopo, Dr. H. Antong, M.M., serta Ketua Program Studi Manajemen, Jumawan, S.E., M.M., serta dosen dan mahasiswa.
Integrasikan Pembelajaran Kampus dengan Kebutuhan Industri
Dekan FEB UM Palopo, Dr. H. Antong, M.M., mengapresiasi kerja sama dengan LPK DN INSERA. Menurut dia, keterhubungan antara kurikulum perguruan tinggi dan kebutuhan industri menjadi salah satu faktor penting dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif.
“Pembelajaran di perguruan tinggi perlu terhubung dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Karena itu, mahasiswa harus mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi praktis agar lebih siap menghadapi persaingan setelah lulus,” ujar Antong.
Sementara itu, Hendra Safri menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi diarahkan pada penguatan keterampilan terapan mahasiswa melalui pelatihan terstruktur dan pengalaman pemagangan.
“Kerja sama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk melahirkan lulusan yang siap pakai, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika kerja. Melalui pelatihan terstruktur bersama LPK DN INSERA, mahasiswa tidak hanya mendalami teori di kelas, tetapi juga dibentuk dari segi etos kerja, kedisiplinan, serta standar operasional industri,” tegas Hendra Safri.
Mahasiswa Disiapkan Mengikuti Pelatihan dan Pemagangan
Ketua Program Studi Manajemen UM Palopo, Jumawan, S.E., M.M., menyambut positif pelaksanaan sosialisasi dan diklat yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Program ini diharapkan membuka ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dalam lingkungan kerja profesional.
“Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, mulai dari manajemen operasional, pemasaran, hingga tata kelola profesional. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa dapat lebih memahami tuntutan dan tanggung jawab di dunia kerja,” kata Jumawan.
Pihak LPK DN INSERA Kota Palopo juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi mahasiswa dalam tahapan pelatihan, asesmen kompetensi, hingga proses penempatan magang di perusahaan atau mitra industri.
Perwakilan LPK DN INSERA menyampaikan, “Kami siap mendampingi mahasiswa UM Palopo melalui tahapan pelatihan, asesmen kompetensi, hingga proses penempatan magang di berbagai mitra industri. Kami berharap program ini membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.”
Melalui program tersebut, UM Palopo berupaya memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki pasar kerja, khususnya dalam menghadapi tuntutan kompetensi dan profesionalisme yang terus berkembang.






















