KHITTAH.CO, SINJAI — Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) mendorong pengembangan riset kolaboratif untuk membangun sistem pangan berkelanjutan melalui kuliah umum Program Diaspora Berdampak Tahun 2026, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan UMSi ini menghadirkan Andi Patiware Metaragakusuma, S.P., M.Agr., Ph.D., peneliti Research Institute for Humanity and Nature (RIHN), Kyoto, Jepang, sebagai narasumber.
Kuliah umum bertema “Menuju Sistem Pangan Berkelanjutan melalui Riset Transdisipliner” tersebut menjadi bagian dari upaya UMSi memperkuat kompetensi dosen, memperluas jejaring akademik internasional, dan mendorong penelitian yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Tim Program Diaspora Berdampak, Dr. A. Ridha Alamsyah, S.Pt., M.Si., yang juga Wakil Dekan Fakultas Pertanian UMSi, mengatakan program tersebut membuka ruang bagi diaspora untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan pangan.
“Kegiatan ini merupakan perwujudan implementasi Program Diaspora Berdampak, bagaimana peran diaspora dalam memberikan dampak, utamanya terkait pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan melalui metode riset transdisipliner,” ujar Ridha.
Riset Transdisipliner untuk Menjawab Persoalan Pangan
Dalam pemaparannya, Andi Patiware Metaragakusuma menjelaskan pentingnya pendekatan transdisipliner dalam penelitian sistem pangan berkelanjutan. Pendekatan ini mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu sekaligus melibatkan berbagai pihak di luar lingkungan akademik.
Melalui metode partisipatif, peneliti dapat melibatkan pemangku kepentingan dalam proses penelitian, mulai dari memahami persoalan hingga merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pendekatan tersebut relevan untuk menjawab persoalan pangan yang berkaitan dengan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Tantangan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu bidang ilmu, tetapi membutuhkan kerja sama peneliti, pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.
UMSi Dorong Riset Berdampak bagi Masyarakat
Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., M.P.W.K., menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan sivitas akademika UMSi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membersamai dosen UMSi. Kehadiran beliau diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dosen, khususnya dalam mengembangkan riset yang berdampak nyata,” ungkap Umar.
Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Pertanian, ketua dan sekretaris program studi, serta dosen UMSi.
Melalui Program Diaspora Berdampak, UMSi berharap pertukaran pengetahuan dengan peneliti diaspora dapat memperkuat budaya akademik, membuka peluang kolaborasi riset internasional, dan mendorong lahirnya penelitian yang berkontribusi terhadap pengembangan sistem pangan berkelanjutan.






















