
KHITTAH.CO, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Makassar kembali mencatat capaian akademik melalui pelaksanaan Yudisium Fakultas Agama Islam (FAI) yang digelar di I-Gift Theater Unismuh Makassar, Rabu, 20 Mei 2026. Sebanyak 280 mahasiswa dari enam program studi resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh suasana haru. Para peserta berasal dari Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam.
Pelaksanaan yudisium tahun ini menjadi momentum istimewa bagi Fakultas Agama Islam. Untuk pertama kalinya, yudisium dilaksanakan dalam dua gelombang pada hari yang sama karena tingginya jumlah peserta dan keterbatasan kapasitas ruangan. Meski demikian, prosesi tetap berlangsung sakral dan tidak mengurangi makna akademik bagi seluruh peserta.
Dekan Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar, Dr. Amirah Mawardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari tanggung jawab baru para lulusan sebagai alumni di tengah masyarakat.
“Mulai hari ini, saudara semua bukan hanya menyandang gelar sarjana, tetapi juga membawa amanah keilmuan dan nama baik almamater di tengah masyarakat,” ujarnya.
Prosesi diawali dengan pembacaan ikrar dan janji alumni yang dipandu langsung oleh pimpinan fakultas. Seluruh peserta mengikuti pembacaan janji untuk senantiasa menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya, menjauhi larangan-Nya, serta menjaga nama baik Fakultas Agama Islam dan Unismuh Makassar kapan pun dan di mana pun berada.
Suasana haru tampak ketika para peserta secara bersama-sama mengucapkan janji tersebut. Beberapa peserta yang hadir bersama keluarga turut larut dalam momen penuh makna itu.
Adapun 280 peserta yudisium terdiri atas 125 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah), 13 mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, 41 mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 64 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, 28 mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta 9 mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam.
Pada kesempatan itu, pimpinan fakultas juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang berasal dari lingkungan pengadilan agama dan pengadilan tinggi. Kehadiran mahasiswa RPL dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi di lingkungan Fakultas Agama Islam.
Selain menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium, pimpinan fakultas juga mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan strata satu. Para alumni didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister hingga doktoral sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Belajar itu tidak berhenti setelah yudisium. Justru setelah kembali ke masyarakat, di situlah universitas yang sesungguhnya. Terus belajar, lanjut S2 dan S3, karena masyarakat membutuhkan sarjana yang mampu menghadirkan solusi,” ungkapnya.
Pesan moral dan spiritual turut menjadi bagian penting dalam prosesi yudisium. Para lulusan diingatkan untuk menjaga ibadah, terutama salat, sebagai bentuk rasa syukur atas capaian akademik yang diraih.
Sementara itu, Wakil Dekan I FAI Unismuh Makassar, Dr. Muh. Ilham Muchtar, menegaskan bahwa para alumni merupakan representasi kualitas kampus di tengah masyarakat. Karena itu, alumni diharapkan mampu menjadi teladan, menghadirkan solusi, dan membawa nilai-nilai Islam berkemajuan dalam kehidupan sosial.
“Jadilah alumni yang dirindukan masyarakat. Ketika tidak hadir, masyarakat mencarinya. Itulah tanda bahwa ilmu yang dimiliki benar-benar memberi manfaat,” tuturnya.
Dalam sesi penutup, pimpinan fakultas menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, ketua program studi, tenaga kependidikan, serta orang tua mahasiswa yang telah mendampingi proses pendidikan hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh wali dan keluarga mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar selama menempuh pendidikan tinggi.
Yudisium kemudian ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh alumni mampu menjaga marwah almamater, sukses dalam pengabdian di masyarakat, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah.




















