KHITTAH.CO, NUNUKAN — Lazismu Nunukan bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Nunukan dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) membagikan paket makanan berbuka puasa kepada pasien, penjaga, dan keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu, 7 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial Ramadhan Lazismu melalui pilar sosial dakwah, sekaligus sebagai bentuk penyaluran amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan fidiyah melalui Lazismu.
Ketua Lazismu Nunukan, Taharuddin, mengatakan bahwa paket makanan berbuka puasa tersebut disalurkan kepada masyarakat yang tengah berada di lingkungan rumah sakit, baik pasien yang sedang menjalani perawatan maupun keluarga yang mendampingi.
“Penyaluran paket berbuka puasa ini merupakan bagian dari amanah masyarakat yang telah menyalurkan fidiyah, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu. Amanah tersebut kami distribusikan melalui berbagai program sosial, salah satunya dengan menghadirkan paket berbuka puasa bagi saudara-saudara kita yang berada di rumah sakit,” ujar Taharuddin.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan, terutama pada momentum bulan suci Ramadhan.
Menurut Taharuddin, Lazismu Nunukan terus berupaya mengembangkan layanan zakat, infak, sedekah, dan fidiyah melalui berbagai kanal layanan ZISKA guna memudahkan masyarakat dalam menyalurkan donasi.
Saat ini, Lazismu Nunukan telah menghadirkan dua gerai layanan utama, yakni di kompleks Perguruan Muhammadiyah Nunukan serta di Jalan TVRI, tepatnya di kompleks Ruko Surya Mart atau Serba Seribu.
Taharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran dana keumatan melalui Lazismu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan fidiyahnya melalui Lazismu Nunukan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan dan memperbarui layanan ZISKA agar masyarakat semakin mudah dalam menunaikan kewajiban keagamaan sekaligus menyalurkan kepedulian sosialnya,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Umum IMM Cabang Nunukan, Sahlan Fikri Haikal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai aktivitas berbagi takjil, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan kader dalam menjalankan misi sosial keumatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas berbagi takjil, tetapi juga merupakan ikhtiar kolektif kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dalam mengaktualisasikan peran sosial kemasyarakatan yang berlandaskan pada spirit Teologi Al-Ma’un,” ujarnya.
Menurut Sahlan, nilai tersebut menegaskan bahwa keberagamaan harus diwujudkan melalui keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi kader dalam mempraktikkan pengabdian sosial di tengah masyarakat.
“Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang praksis bagi kader dalam proses transformasi sosial serta pembentukan kepribadian kader persyarikatan yang memiliki kepekaan sosial, integritas moral, dan komitmen terhadap nilai-nilai dakwah kemanusiaan yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah,” kata Sahlan.
Melalui kolaborasi antara Lazismu, IMM, dan IPM Nunukan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat gerakan dakwah sosial Muhammadiyah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Ramadhan.





















