Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Pengajian Ramadan PDM Makassar Ditutup, Ahmad AC Ajak Kader Jaga Tauhid hingga Militansi

×

Pengajian Ramadan PDM Makassar Ditutup, Ahmad AC Ajak Kader Jaga Tauhid hingga Militansi

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar resmi menutup rangkaian Pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang telah berlangsung selama 1 hari full ditutup buka puasa bersama.

Kegiatan ini menjadi forum penguatan nilai keislaman sekaligus konsolidasi organisasi bagi warga Muhammadiyah di Kota Makassar.

Penutupan pengajian digelar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Sekretaris PDM Kota Makassar, Dr. Ahmad AC, menyampaikan bahwa pengajian Ramadan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga sarana memperkuat semangat dakwah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkemajuan.

Ia menekankan pentingnya ketulusan dalam menggerakkan organisasi dan menjawab berbagai persoalan umat.

“Pengajian Ramadan ini harus menjadi energi bagi kita semua untuk tetap bersemangat dengan penuh ketulusan dalam menggerakkan persyarikatan sebagai gerakan Islam yang berkemajuan,” ujar Ahmad AC.

Dosen Unismuh Makassar ini menambahkan bahwa penguatan tauhid menjadi landasan utama dalam seluruh aktivitas Muhammadiyah. Nilai tersebut dinilai penting agar setiap gerakan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah tetap berada pada koridor ajaran Islam yang murni.

Ahmad AC juga menegaskan bahwa Muhammadiyah terus melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas keagamaan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Hal ini bertujuan agar praktik ibadah yang dilakukan tetap sesuai dengan paham agama Muhammadiyah.

“Muhammadiyah harus tetap mengontrol dan mengawasi seluruh aktivitas amaliah yang dipraktikkan di Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di masjid-masjid Muhammadiyah, agar tetap sesuai dengan paham agama Muhammadiyah yang telah diputuskan melalui Himpunan Putusan Tarjih,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam menjaga kemurnian ajaran dan praktik ibadah di lingkungan Muhammadiyah. Dengan demikian, seluruh aktivitas keagamaan dapat berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh persyarikatan.

Selain itu, Ahmad AC menyoroti pentingnya penguatan konsolidasi organisasi, kaderisasi, serta kristalisasi kader dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman. Ia menilai bahwa pergerakan Muhammadiyah di era modern memerlukan kader yang memiliki komitmen dan militansi tinggi.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Muhammadiyah saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan kader yang tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki pemahaman ideologis yang kuat terhadap persyarikatan.

“Penguatan konsolidasi, kaderisasi, dan kristalisasi kader sangat penting dalam pergerakan Muhammadiyah di era modern ini, terutama ketika tingkat militansi kader mulai menurun,” ujarnya.

Melalui penutupan pengajian Ramadan ini, PDM Makassar berharap semangat dakwah dan pengabdian warga Muhammadiyah semakin meningkat.

Kegiatan pengajian juga diharapkan menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan komitmen kader dalam menjalankan misi dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply