Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Pantun THR Wakil Rektor II Undang Tawa Ribuan Peserta Buka Puasa Unismuh Makassar

×

Pantun THR Wakil Rektor II Undang Tawa Ribuan Peserta Buka Puasa Unismuh Makassar

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Pantun jenaka Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, S.Sos., M.Si., menjadi salah satu warna menarik dalam acara Silaturahim dan Buka Puasa Bersama keluarga besar Unismuh, Senin, 9 Maret 2026.

Di tengah suasana penuh keakraban, dalam laporannya sebagai penanggungjawab acara, Ihyani melontarkan pantun yang langsung disambut tawa hadirin.

“Jalan-jalan ke rumah Santi, mampir sebentar di rumah Daeng Sunggu. Buka puasa Unismuh selalu dinanti, tapi pembagian THR-lah yang paling ditunggu,” begitu bunyi pantunnya.

Pantun itu bukan sekadar selingan, melainkan menggambarkan suasana batin banyak dosen dan tenaga kependidikan yang setiap tahun menanti tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dari kampus.

Ihyani menyampaikan bahwa agenda buka puasa bersama memang selalu menjadi momen yang dinanti karena mempertemukan sivitas akademika, sesepuh Muhammadiyah, dan keluarga besar Unismuh dalam suasana Ramadan yang hangat.

Menurut Ihyani, acara ini tidak sekadar rutin tahunan, tetapi menjadi ruang mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa kemajuan Unismuh hingga tumbuh, berkembang, dan berkemajuan seperti saat ini tidak lepas dari kontribusi para pendahulu. Karena itu, panitia secara khusus mengundang para sesepuh Muhammadiyah dan Unismuh, termasuk mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, mantan rektor, mantan wakil rektor, dan mantan dekan.

“Apapun kondisi Unismuh sekarang, mulai dari tumbuh, berkembang sampai berkemajuan seperti sekarang ini, itu tidak lepas dari peran serta Bapak-Ibu semua,” ujar Ihyani. Ia menambahkan, para mantan pimpinan tetap merupakan bagian dari keluarga besar kampus. Silaturahim, katanya, tidak boleh terputus hanya karena seseorang tidak lagi memegang jabatan struktural.

Selain para sesepuh, Unismuh juga mengundang pimpinan panti asuhan Muhammadiyah beserta anak-anak asuh dari Makassar, Gowa, dan sekitarnya. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari pesan sosial acara Ramadan ini. Dalam rangkaian kegiatan, Unismuh juga menyalurkan santunan kepada sejumlah panti asuhan dan lembaga tahfiz, menegaskan bahwa buka puasa bersama tidak hanya dimaknai sebagai seremoni kebersamaan, tetapi juga sebagai ruang berbagi kepada sesama.

Ihyani dalam laporannya juga menyebut bahwa panitia menargetkan kehadiran sekitar seribu dosen dan karyawan pada acara tersebut. Ia menjelaskan, tradisi pemberian THR bagi dosen dan tenaga kependidikan tetap dilanjutkan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, meskipun pelaksanaan buka puasa kali ini dimajukan lebih awal.

Menutup laporannya, Ihyani menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan, terutama para sesepuh yang terus memberi dukungan moral bagi Unismuh Makassar. Ia juga mewakili panitia memohon maaf bila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara, sembari mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ibadah, silaturahim, dan kepedulian sosial.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UNIMEN

Leave a Reply