KHITTAH.CO, Enrekang – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Enrekang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Musycab) yang dijadwalkan berlangsung secara bertahap di seluruh cabang antara Juni hingga Juli 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus yang digelar di Warkop Riset Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Jumat, 5 Juni 2026. Musycab menjadi agenda strategis organisasi untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi kader di tingkat cabang.
Ketua PDPM Enrekang, Dr. Rahmat, mengatakan Musycab merupakan salah satu agenda organisasi terbesar yang akan dilaksanakan tahun ini. Menurut dia, proses regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan Pemuda Muhammadiyah di daerah.
“Kami sedang mempersiapkan agenda besar Pemuda Muhammadiyah Enrekang, salah satunya Musyawarah Cabang yang rencananya digelar secara serentak. Ini menjadi momentum penting untuk membangun regenerasi kepemimpinan di tingkat cabang,” kata Rahmat.
Ia menjelaskan, PDPM Enrekang saat ini membawahi 20 cabang yang tersebar di berbagai kecamatan. Karena itu, pelaksanaan Musycab akan dilakukan secara bertahap dengan target seluruh proses dapat dirampungkan paling lambat pada Juli mendatang.
“Kami menargetkan seluruh Musycab selesai sebelum akhir Juli. Jumlah cabang yang cukup banyak membuat pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap,” ujar Rahmat yang juga anggota DPRD Kabupaten Enrekang.
Senada, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan PDPM Enrekang, Saddam Ramli, mengatakan koordinasi dengan pimpinan cabang terus dilakukan guna memastikan kesiapan pelaksanaan Musycab di masing-masing wilayah.
Menurut Saddam, komunikasi intensif diperlukan untuk menyepakati jadwal pelaksanaan sekaligus memastikan seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai ketentuan.
“Koordinasi dan komunikasi dengan pimpinan cabang terus berjalan. Kami optimistis seluruh agenda Musycab dapat dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan,” katanya.
Saddam menambahkan, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengimbau agar seluruh pengurus cabang hasil Musycab telah dilantik paling lambat Oktober 2026. Langkah tersebut diperlukan untuk mempercepat penataan administrasi dan pendataan anggota secara terintegrasi.
Selain menyelesaikan agenda regenerasi kepemimpinan, PDPM Enrekang juga menargetkan akan melahirkan kader Pemuda Muhammadiyah yang cukup signifikan secara kuantitatif.
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan menargetkan Kabupaten Enrekang mampu melahirkan 1.000 kader Pemuda Muhammadiyah pada periode kepengurusan saat ini.
Target tersebut diharapkan dapat dicapai melalui penguatan organisasi di tingkat cabang, penataan sistem keanggotaan, serta peningkatan aktivitas kaderisasi yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Enrekang.




















