Scroll untuk baca artikel
Berita

Prodi Pendidikan Fisika Unismuh Makassar Perkuat Kurikulum Era Digital

×

Prodi Pendidikan Fisika Unismuh Makassar Perkuat Kurikulum Era Digital

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar review kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 2–3 Juli 2026, di Aula Pertemuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Digital Futuristik (P4-DF) Unismuh Makassar.

Review kurikulum ini digelar sebagai langkah strategis untuk menghadirkan kurikulum yang lebih relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia pendidikan, serta tuntutan dunia kerja.

Baca juga: Pendidikan IPA Unismuh Makassar Perkuat Kurikulum Berbasis KKNI

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Asosiasi Physical Society of Indonesia (PSI) Cabang Makassar, Dr Khaeruddin, M.Pd., sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Khaeruddin menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan atau CPL.

Menurut dia, pendekatan OBE membantu program studi merancang pembelajaran secara lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan lulusan.

“Pendekatan OBE membantu kita merancang pembelajaran yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan zaman,” kata Khaeruddin.

Ia menjelaskan, kurikulum Pendidikan Fisika tidak hanya perlu memastikan mahasiswa memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dalam konteks pembelajaran, penelitian, inovasi, dan pemecahan masalah di lapangan.

Karena itu, penguatan kurikulum perlu memperhatikan keterhubungan antara profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, metode pembelajaran, hingga sistem evaluasi.

Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Unismuh Makassar, Dr Ma’ruf, mengatakan review kurikulum menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah akademik prodi dengan kebutuhan era digital.

Menurut Ma’ruf, kurikulum harus terus diperbarui agar lulusan Pendidikan Fisika tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21.

“Kami ingin kurikulum Pendidikan Fisika semakin adaptif, fleksibel, dan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan saat ini,” ujar Ma’ruf.

Baca juga: Pendidikan Sosiologi Unismuh Siapkan Lulusan Adaptif dan Kritis Lewat Rekonstruksi Kurikulum

Ia menambahkan, penguatan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi teknologi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kurikulum.

Kegiatan ini diikuti dosen, mahasiswa, stakeholder, serta pengguna lulusan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi ruang untuk menghimpun masukan yang komprehensif bagi pengembangan kurikulum.

Diskusi selama kegiatan berlangsung aktif. Peserta memberikan berbagai pandangan terkait relevansi mata kuliah, kebutuhan kompetensi lulusan, serta tantangan pembelajaran fisika di era digital.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Fisika Unismuh Makassar berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih responsif terhadap perubahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.

Dengan kurikulum yang diperkuat, lulusan Pendidikan Fisika diharapkan tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga inovatif, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia pendidikan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply