KHITTAH.CO, MAKASSAR – Program Studi D-IV Rekayasa Elektromedis (REM) Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar membekali mahasiswa yang akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) II melalui kegiatan pembekalan yang digelar di Aula PoltekMu Makassar, Kamis, 9 Juli 2026. Pembekalan ini diberikan agar mahasiswa memiliki kesiapan teknis, etika profesi, disiplin, serta akhlak yang baik sebelum menjalani praktik di berbagai rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan.
Direktur PoltekMu Makassar, Prof. Mustari Bosra, menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa selama menjalani PKL tidak hanya diukur dari penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga dari kedisiplinan, sikap, dan integritas sebagai representasi perguruan tinggi Muhammadiyah.
“Kedisiplinan harus menjadi karakter utama selama menjalani PKL. Tunjukkan bahwa mahasiswa PoltekMu mampu menjadi yang terdepan, bukan hanya dalam kompetensi, tetapi juga dalam akhlak dan etika. Jaga nama baik kampus di mana pun kalian ditempatkan, serta selalu menjaga kesehatan agar dapat menyelesaikan PKL dengan baik,” ujarnya.
Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) PoltekMu Makassar, Dr. Alimuddin, M.Ag., menambahkan bahwa mahasiswa yang menjalani PKL merupakan duta Persyarikatan Muhammadiyah di lingkungan kerja. Karena itu, perilaku sehari-hari harus mencerminkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
“PKL menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus menunjukkan karakter mahasiswa PoltekMu yang amanah, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak mulia. Jadikan pengalaman ini sebagai proses pembentukan profesionalisme,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi D-IV Rekayasa Elektromedis, Imran Amin, S.T., M.T., menjelaskan bahwa mahasiswa akan mengimplementasikan sedikitnya 16 kompetensi selama PKL. Kompetensi tersebut mencakup pemahaman spesifikasi alat kesehatan, pemeliharaan, kalibrasi dan perbaikan alat, hingga penguasaan perkembangan teknologi elektromedis yang terus berkembang.
Menurutnya, seluruh kompetensi tersebut dirancang agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memenuhi standar pelayanan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Di sisi lain, Sekretaris Program Studi D-IV Rekayasa Elektromedis, Ahmad Hamzah, S.Kom., M.T., mendorong mahasiswa memanfaatkan PKL sebagai kesempatan membangun jejaring profesional yang akan menjadi modal penting setelah lulus.
“Peluang kerja lulusan Rekayasa Elektromedis sangat terbuka, baik bergabung dengan perusahaan, membuka usaha di bidang elektromedis, maupun memenuhi kebutuhan rumah sakit terhadap tenaga yang memiliki kompetensi khusus. Karena itu, manfaatkan PKL untuk belajar, membangun relasi, dan memperluas jejaring profesional,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembekalan ini, PoltekMu Makassar berharap mahasiswa dapat menjalankan PKL secara optimal dengan menjunjung tinggi etika profesi, menjaga komunikasi yang baik dengan pembimbing di lahan praktik, menjaga kesehatan, serta menunjukkan kompetensi dan karakter unggul sebagai calon tenaga profesional di bidang rekayasa elektromedis.




















