Scroll untuk baca artikel
Berita

Profesi Bidan Unismuh Makassar Gelar OSCE untuk Ukur Kompetensi Klinik Mahasiswa

×

Profesi Bidan Unismuh Makassar Gelar OSCE untuk Ukur Kompetensi Klinik Mahasiswa

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melaksanakan Uji Kompetensi Metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Tahun Akademik 2025/2026 di OSCE Center Program Studi Kebidanan FKIK Unismuh Makassar, Sabtu, 11 Juli 2026, sebagai upaya mengukur kompetensi klinik siswa profesi bidan secara komprehensif, komprehensif, dan terstandar.

OSCE menggunakan instrumen berupa rubrik dan lembar penilaian yang sama untuk setiap peserta, sehingga hasil penilaian lebih objektif dan adil dibandingkan penilaian praktik yang tidak terstruktur.

OSCE merupakan salah satu metode evaluasi yang efektif dalam menilai kemampuan siswa secara menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, keterampilan klinik, komunikasi, serta sikap profesional sesuai kompetensi bidan.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Bd. Daswati, S.SiT., M.Keb, OSCE dalam pendidikan profesi bidan dilaksanakan untuk menilai kompetensi calon bidan secara objektif, terstruktur, dan menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, keterampilan klinis, komunikasi, dan profesionalisme. Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu memberikan pelayanan kebidanan yang aman, bermutu, dan sesuai dengan standar kompetensi profesi, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.

Seorang bidan harus mampu berkomunikasi secara efektif dengan ibu, keluarga, dan tenaga kesehatan lain, termasuk dalam memberikan edukasi, konseling, dan memperoleh persetujuan tindakan (informed consent). OSCE juga mencakup aspek etika, empati, kerja sama, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap standar praktik kebidanan.

Sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat, calon bidan perlu menunjukkan bahwa mereka telah mencapai kompetensi sesuai standar profesi. OSCE menjadi salah satu cara untuk memastikan kesiapan tersebut.

“OSCE merupakan metode evaluasi yang mampu mengukur kemampuan siswa secara menyeluruh. Melalui ujian ini, kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kompetensi terbaiknya sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kebidanan yang profesional kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 13 mahasiswa peserta uji dan melibatkan 8 orang dosen penguji, panitia, serta tenaga kependidikan yang berperan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
Ujian diselesaikan melalui 10 stasiun, yang terdiri atas 8 stasiun keterampilan dan 2 stasiun istirahat.

Keterampilan yang diujikan meliputi pengasuhan kebidanan pada perempuan dan bayi, keterampilan pemeriksaan klinik, kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir, pelayanan keluarga berencana, komunikasi efektif, konseling, serta pendidikan kesehatan sesuai standar praktik kebidanan.

Selain menjadi sarana evaluasi kompetensi, pelaksanaan OSCE juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir kritis kepada mahasiswa dalam memberikan pelayanan kebidanan yang bermutu dan terpusat pada klien.
Bd. Daswati, S.SiT., M.Keb menambahkan bahwa pelaksanaan OSCE yang terstandar merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Profesi Bidan dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Prof.Dr.dr. Suryani As’ad MSc Sp.GK. Sub Sp.KM(K) menyambut baik upaya yang telah dilakukan prodi ini, menurut Prof. Suryani, Profesi Bidan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, karena itu penguatan kompetensi pada aspek keterampilan dengan menguasai OSCE merupakan hal penting dan mendesak.

Ke depan, Program Studi Pendidikan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan sistem evaluasi berbasis kompetensi guna menghasilkan lulusan bidan yang unggul, profesional, berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply