Scroll untuk baca artikel
Berita

Musywil XXV IPM Sulsel Resmi Dibuka di Pinrang, Bahas Regenerasi dan Arah Gerakan Pelajar Muhammadiyah

×

Musywil XXV IPM Sulsel Resmi Dibuka di Pinrang, Bahas Regenerasi dan Arah Gerakan Pelajar Muhammadiyah

Share this article

KHITTAH.CO, PINRANG – Musyawarah Wilayah (Musywil) XXV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan resmi dibuka di Indoor Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Pinrang, Jumat, 10 Juli 2026. Forum permusyawaratan tertinggi IPM tingkat wilayah ini dihadiri tokoh nasional, pimpinan Muhammadiyah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta delegasi dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan untuk mengevaluasi kepengurusan, menyusun arah gerakan organisasi, sekaligus memilih kepemimpinan baru.

Rangkaian Musywil diawali dengan pelaksanaan Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpivwil) IPM Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang. Forum yang diikuti seluruh utusan daerah tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pinrang, Andi Syamiluddin, S.Pd., M.Pd.I.

Setelah pembukaan, agenda Musywil akan dilanjutkan dengan sidang pleno, pembahasan program strategis organisasi, hingga pembentukan tim formatur yang bertugas menetapkan kepengurusan baru PW IPM Sulawesi Selatan untuk periode berikutnya.

Pembukaan Musywil dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi X DPR RI, Drs. Muslimin Bando, M.Pd. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diwakili Kepala Biro Pemerintahan, Yarman Yasmin, S.STP., M.Si. Hadir pula Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ambo Asse, M.Ag., Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPM Dany Rahmat Muharram, Wakil Bupati Pinrang, Ketua PDM Pinrang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam sambutannya, Ketua PWM Sulawesi Selatan Prof. Ambo Asse menegaskan bahwa perkaderan merupakan fondasi utama keberlangsungan Muhammadiyah. Menurutnya, seluruh organisasi otonom Muhammadiyah, termasuk IPM, memiliki mandat utama menyiapkan kader yang akan melanjutkan perjuangan persyarikatan.

“Tugas organisasi otonom Muhammadiyah, termasuk Ikatan Pelajar Muhammadiyah, tidak ada selain perkaderan. Perkaderan itu penting karena merupakan jantung dan napas organisasi. Tanpa perkaderan, Muhammadiyah tidak akan bisa sebesar ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader IPM menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Mars IPM sebagai pedoman dalam menjalankan amanah organisasi.

“IPM harus sesuai dengan Mars-nya, yaitu Pelopor, Pelangsung, dan Penyempurna Amanah. Amanah yang dimaksud adalah perjuangan kita bersama,” katanya.

Baca juga: PWM Sulsel Jadi Tuan Rumah Rakor MPKS Muhammadiyah Regional IV, Tegaskan Keikhlasan dan Kolaborasi sebagai Kunci Layanan Sosial

Apresiasi terhadap penyelenggaraan Musywil juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Biro Pemerintahan, Yarman Yasmin. Ia menyampaikan salam sekaligus dukungan Gubernur Sulawesi Selatan terhadap forum kaderisasi tersebut.

“Gubernur Sulawesi Selatan sangat mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Wilayah ini. Semoga forum ini mampu melahirkan generasi pelanjut yang menjadi pelangsung perjuangan bangsa,” ucap Yarman.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Pinrang menyampaikan terima kasih atas kontribusi Muhammadiyah dan IPM yang dinilai konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai bidang pembangunan.

“Kami bersyukur masih terus dilibatkan dalam kegiatan Muhammadiyah, termasuk IPM. Selama masa pemerintahan kami, Muhammadiyah selalu hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Pinrang. Semoga Musywil ini berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram mengajak kader IPM menjawab tantangan zaman melalui transformasi gerakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

“Gagasan ‘Algoritma Pelajar’ harus mampu dijawab secara konkret oleh seluruh kader IPM di Indonesia. Bahkan jika harus dan memang perlu, hingga pada tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Di penghujung sambutan, Ketua PW IPM Sulawesi Selatan Zul Jalali Wal Ikram menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan seluruh elemen Muhammadiyah selama masa kepemimpinannya.

“Saya merasa sangat terharu. Di penghujung periode ini saya masih mendapat perhatian dari PWM Sulsel, Ayahanda Prof. Ambo Asse, seluruh kader, serta alumni IPM dan IRM yang hadir. Semoga Musywil ini melahirkan generasi pelanjut yang benar-benar bekerja untuk persyarikatan,” ungkapnya.

Usai pembukaan, seluruh peserta Musywil dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan mengikuti sesi foto bersama sebelum memasuki tahapan persidangan. Forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa IPM Sulawesi Selatan semakin adaptif, progresif, dan relevan dalam menjawab tantangan generasi pelajar di masa depan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply