Scroll untuk baca artikel
Berita

Baitul Arqam AUM Perkuat Ideologi dan Karakter Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Kabupaten Jeneponto

×

Baitul Arqam AUM Perkuat Ideologi dan Karakter Pendidik dan Tenaga Kependidikan se-Kabupaten Jeneponto

Share this article

KHITTAH.CO, JENEPONTO – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Turatea Jeneponto menggelar Baitul Arqam Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bagi tenaga kependidikan se-Kabupaten Jeneponto. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Turatea (PUSDAM), Sabtu–Ahad, 18–19 Juli 2026, ini diikuti 53 peserta dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dengan tujuan memperkuat ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, membangun karakter, serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan Persyarikatan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembinaan yang mencakup materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, kepemimpinan, etos kerja Islami, hingga penguatan nilai-nilai dakwah dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah. Program ini menjadi bagian dari kaderisasi Muhammadiyah untuk membentuk tenaga pendidik dan kependidikan yang berintegritas, berkompeten, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai Islam Berkemajuan.

Baca juga: Lazismu Makassar Goes to School, Edukasi Zakat hingga Siaga Bencana

Wakil Ketua PDM Turatea Jeneponto Bidang MPKSDI, Muzakkir Akbar, menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan AUM.

“Baitul Arqam ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan ikhtiar Muhammadiyah untuk memperkuat ideologi Kemuhammadiyahan, meningkatkan loyalitas terhadap Persyarikatan, serta menanamkan nilai-nilai Islam Berkemajuan kepada seluruh tenaga kependidikan. Dengan demikian, AUM akan semakin kuat dalam memberikan pelayanan pendidikan yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ideologi dan karakter menjadi fondasi penting agar tenaga kependidikan mampu menjalankan tugas secara profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan semangat dakwah Muhammadiyah.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PDM Turatea Jeneponto, Abdul Rachmad, menyampaikan bahwa guru dan tenaga kependidikan memegang peran sentral sebagai teladan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Baitul Arqam adalah proses pembinaan yang menumbuhkan keteladanan. Guru dan tenaga kependidikan bukan hanya bertugas mengajar, tetapi juga mendidik dengan memberikan contoh akhlak mulia, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat berkhidmat kepada Persyarikatan Muhammadiyah,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama Baitul Arqam dalam lingkungan kerja masing-masing sehingga budaya kerja Islami, profesional, disiplin, dan berorientasi pada kemajuan semakin mengakar di setiap Amal Usaha Muhammadiyah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana yang dinamis dan penuh antusiasme. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi, diskusi, hingga sesi refleksi bersama para narasumber. Interaksi yang terbangun selama kegiatan diharapkan memperkuat jejaring, solidaritas, dan semangat kolaborasi antartenaga kependidikan Muhammadiyah di Kabupaten Jeneponto.

Melalui penyelenggaraan Baitul Arqam ini, MPKSDI PDM Turatea Jeneponto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kaderisasi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah. Harapannya, lahir tenaga kependidikan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki militansi, integritas, dan loyalitas terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sehingga mampu mendorong AUM menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju, berdaya saing, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply