Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

UMPalopo Didorong Buka Fakultas Kedokteran, PWM Sulsel: Insyaallah Tidak Lama Lagi

×

UMPalopo Didorong Buka Fakultas Kedokteran, PWM Sulsel: Insyaallah Tidak Lama Lagi

Share this article

KHITTAH.CO, PALOPO — Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan Dr. Abbas Baco Miro mendorong Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) segera merealisasikan rencana pembukaan Fakultas Kedokteran. Harapan tersebut disampaikan Abbas dalam momentum Wisuda Angkatan IX UMPalopo yang mewisuda 534 lulusan di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC), Palopo, Sulawesi Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.

Abbas menilai pengembangan program pendidikan menjadi bagian penting dalam memperkuat peran UMPalopo di tengah kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami doakan mudah-mudahan Universitas Muhammadiyah Palopo sukses mendirikan Fakultas Kedokteran yang insyaallah tidak lama lagi, akan kita terima pembukanya itu,” ujar Abbas.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam rangkaian Wisuda Angkatan IX UMPalopo. Menurut Abbas, pengembangan institusi pendidikan tinggi perlu terus dilakukan sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan tantangan pendidikan tinggi.

Apresiasi Tata Kelola UMPalopo

Selain mendorong pembukaan Fakultas Kedokteran, Abbas memberikan apresiasi terhadap perkembangan dan tata kelola UMPalopo.

Menurut dia, pelaksanaan wisuda dengan jumlah lulusan yang mencapai 534 orang menunjukkan adanya proses pendidikan yang berjalan dan kepercayaan masyarakat terhadap UMPalopo.

Capaian tersebut, kata Abbas, perlu dipertahankan sekaligus dikembangkan melalui peningkatan mutu akademik, penguatan kelembagaan, dan pengembangan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dorongan pengembangan Fakultas Kedokteran juga menjadi bagian dari harapan Muhammadiyah agar perguruan tinggi dapat terus memperluas kontribusinya dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

Prof Budu Dorong Transformasi Digital

Pesan Abbas tersebut sejalan dengan perhatian Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sultanbatara (LLDIKTI IX) Prof. Budu terhadap arah pengembangan UMPalopo.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Budu mendorong UMPalopo memperkuat transformasi digital untuk menghadapi perubahan pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Budu, perkembangan teknologi telah melahirkan berbagai bidang baru, seperti digital law, financial technology, biomedical engineering, dan artificial intelligence. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi melakukan inovasi dalam program studi dan sistem pembelajaran.

Budu juga menyoroti perkembangan mutu akademik UMPalopo. Ia menyebut status akreditasi institusi UMPalopo saat ini berada pada kategori baik sekali dan berharap dapat ditingkatkan menjadi unggul.

Ia turut mengapresiasi sejumlah program studi UMPalopo yang telah memperoleh akreditasi unggul serta berbagai kerja sama internasional yang dilakukan kampus, termasuk pengiriman mahasiswa KKN ke luar negeri, penerimaan mahasiswa asing, dan kuliah tamu dari akademisi luar negeri.

Menurut Budu, berbagai langkah tersebut menunjukkan UMPalopo mulai memperkuat posisinya dalam menghadapi lingkungan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan global.

Rektor: Alumni Harus Beri Dampak

Sementara itu, Rektor UMPalopo Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., CIQaR., CDM., menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari perolehan gelar.

Dalam sambutannya pada Wisuda Angkatan IX, Suhardi meminta 534 lulusan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapatkan akan bermanfaat baik kehidupan diri mereka sendiri, kehidupan keluarga, kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Suhardi.

Ia juga mengingatkan para alumni untuk menjaga jati diri dan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UMPalopo.

Menurut Suhardi, lulusan UMPalopo tidak hanya membawa ijazah ketika meninggalkan kampus, tetapi juga membawa nilai, karakter, dan tanggung jawab untuk memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Alumni Jadi Bagian dari Masa Depan Kampus

Kepala LLDIKTI IX Prof. Budu sebelumnya juga mengingatkan para wisudawan bahwa alumni memiliki peran penting dalam membangun reputasi almamater.

“Oleh karena itu adik-adik sekalian ini adalah pencitra UMPalopo. Tidak sekadar hanya menjadi ikatan alumni Universitas Muhammadiyah Palopo semata, tapi harus mencitrakan Universitas Muhammadiyah Palopo di luar,” ujar Budu.

Pesan tersebut menempatkan alumni sebagai bagian penting dari perjalanan UMPalopo setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Di satu sisi, Abbas Baco Miro mendorong UMPalopo memperluas kontribusi melalui pengembangan Fakultas Kedokteran. Di sisi lain, Prof. Budu menekankan pentingnya transformasi digital dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Sementara Rektor UMPalopo Suhardi menegaskan pentingnya membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian terhadap masyarakat.

Ketiga pesan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMPalopo tidak hanya berkaitan dengan bertambahnya jumlah program pendidikan, tetapi juga peningkatan mutu, adaptasi teknologi, dan kualitas lulusan.

Dengan dukungan Muhammadiyah, LLDIKTI, sivitas akademika, dan berbagai pihak, UMPalopo diharapkan terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk melalui rencana pengembangan Fakultas Kedokteran.

Kontributor: Umar Sadik, Abd Haris Zainuddin
Editor: Andi Asywid Nur

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UIAD

Leave a Reply