KHITTAH.CO, SINJAI — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Ambo Asse, memberikan kuliah kepada mahasiswa Program Studi Magister Hukum Program Pascasarjana Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Sabtu (24/10/2026). Perkuliahan yang dilaksanakan secara hybrid, melalui tatap muka dan daring, menjadi bagian dari upaya memperkaya wawasan akademik mahasiswa dalam memahami persoalan hukum yang berkaitan dengan keilmuan dan nilai-nilai Islam.
Kehadiran Prof. Ambo Asse dalam kegiatan akademik tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif dari akademisi sekaligus tokoh Muhammadiyah. Perkuliahan ini juga menunjukkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran di pendidikan tinggi.
Perkuliahan Hybrid Perluas Akses Pembelajaran
Pelaksanaan perkuliahan secara hybrid memungkinkan mahasiswa mengikuti proses pembelajaran melalui dua metode, yakni hadir langsung di lokasi kegiatan atau bergabung secara daring. Skema ini memberikan fleksibilitas dalam mengikuti perkuliahan sekaligus mendukung adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Bagi mahasiswa Magister Hukum, perkuliahan bersama akademisi dan tokoh organisasi kemasyarakatan dapat menjadi ruang untuk memperluas sudut pandang dalam mempelajari persoalan hukum. Pembahasan hukum tidak hanya membutuhkan penguasaan konsep dan peraturan, tetapi juga pemahaman terhadap konteks sosial, nilai keislaman, dan dinamika kehidupan masyarakat.
Melalui proses pembelajaran tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemikiran yang kritis dan memperdalam pemahaman terhadap hubungan antara ilmu hukum dan persoalan nyata di tengah masyarakat.
UIAD Sinjai Perkuat Kualitas Akademik Pascasarjana
Keterlibatan Prof. Ambo Asse dalam kegiatan perkuliahan menjadi bagian dari pengayaan pengalaman akademik mahasiswa Pascasarjana UIAD Sinjai. Sebagai Ketua PWM Sulawesi Selatan, ia juga memiliki pengalaman dalam kepemimpinan persyarikatan yang dapat memperluas perspektif mahasiswa mengenai hubungan antara keilmuan, nilai-nilai Islam, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembelajaran yang menghadirkan beragam perspektif diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis mahasiswa, tetapi juga mendorong kemampuan menganalisis persoalan hukum secara kontekstual dan bertanggung jawab.
Melalui pembelajaran yang adaptif dan kolaboratif, Program Pascasarjana UIAD Sinjai terus mendorong pengembangan kapasitas akademik mahasiswa. Upaya tersebut penting untuk mendukung pendidikan magister yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada penerapan pengetahuan dalam menjawab persoalan masyarakat.






















