Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Wisuda Sarjana VII UMSi, Rektor Dorong Lulusan Kuasai Teknologi dan Tingkatkan Kompetensi

×

Wisuda Sarjana VII UMSi, Rektor Dorong Lulusan Kuasai Teknologi dan Tingkatkan Kompetensi

Share this article

KHITTAH.CO, SINJAI — Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) mengukuhkan 600 wisudawan dari 11 program studi pada Wisuda Sarjana VII Tahun 2026 di UMSi Maraja Convention Center, Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu (24/10/2026). Dalam prosesi tersebut, Rektor UMSi menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, dan literasi digital agar para lulusan mampu bersaing di dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Wisuda ini dihadiri Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultan Batara Syahruddin, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Prof. Dr. H. Ambo Asse, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan mitra UMSi.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan diwarnai suasana haru saat UMSi memberikan penghormatan kepada almarhumah Ananda Asriani Putri, wisudawati Program Studi Administrasi Publik yang telah berpulang ke rahmatullah. Penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan tinggi.

Rektor Dorong Alumni Tingkatkan Kompetensi

Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., M.P.W.K., menyampaikan rasa syukur atas kelulusan 600 wisudawan. Ia mengatakan, UMSi hingga kini telah meluluskan sekitar 3.000 alumni yang tersebar dan berkiprah di berbagai bidang di seluruh Indonesia.

“Atas nama pribadi dan seluruh civitas akademika UMSi, saya memohon maaf apabila selama proses pelayanan pendidikan terdapat kekurangan, pelayanan yang lambat, maupun kesalahan dari dosen kami,” ungkap Umar.

Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, penguatan keilmuan, dan literasi digital menjadi bekal penting untuk menghadapi perubahan zaman serta tantangan dunia kerja.

Umar juga mengingatkan para orang tua agar terus mendoakan anak-anak mereka. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk membangun masa depan dan mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Pemkab Sinjai Harapkan Lulusan Berkontribusi bagi Daerah

Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, M.Si., mengapresiasi UMSi yang kembali meluluskan ratusan sarjana dan lulusan pascasarjana. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil proses pendidikan dan pembinaan yang dijalankan perguruan tinggi.

Ratnawati menegaskan, wisuda tidak semestinya dipahami sebatas seremoni untuk memperoleh gelar akademik. Para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu yang dimiliki, membangun sinergi dengan berbagai pihak, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Sinjai, lanjutnya, berharap alumni UMSi turut memajukan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Dr. Syahruddin, S.T., M.M., menyampaikan selamat kepada UMSi atas pengukuhan 600 lulusan tersebut. Ia berharap perguruan tinggi itu terus mengembangkan potensi dosen dan mahasiswa agar mampu menghasilkan lulusan berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurut Syahruddin, keberhasilan seorang sarjana tidak cukup diukur dari gelar yang disandang, tetapi juga dari kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Muhammadiyah Tekankan Akhlak dan Pengabdian

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., berpesan agar para lulusan bekerja dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi akhlak mulia, saling menghargai, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan harus menjadi modal untuk melakukan kebaikan. Para alumni UMSi juga diharapkan tetap memegang teguh nilai-nilai Muhammadiyah dan istiqamah sebagai kader Persyarikatan dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Rangkaian wisuda turut diisi orasi ilmiah oleh Ketua Forum Guru Besar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Prof. Dr. Sidik Jatmika, M.Si. Dalam orasinya, ia menyoroti pentingnya penguatan kualitas akademik dan kontribusi lulusan perguruan tinggi terhadap kemajuan daerah.

Sidik menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sekitar 13.000 profesor, dengan sekitar 2.500 di antaranya berasal dari Muhammadiyah. Ia juga menyoroti perkembangan akademik UMSi yang telah memiliki profesor sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi.

Ia mengajak para wisudawan menjadikan kelulusan sebagai titik awal untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi bagi masyarakat di daerah masing-masing. Ia juga mendorong dosen UMSi untuk terus mengembangkan karier akademik hingga mencapai jabatan guru besar.

Wisuda VII UMSi Tahun 2026 menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki tahap baru dalam perjalanan akademik dan pengabdian. Dengan bekal ilmu pengetahuan, kompetensi, serta nilai moral dan keislaman, para alumni diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berintegritas, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

Leave a Reply