Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

Cetak Sejarah Baru, MIS Muhammadiyah Tamala’lang Jadi Sekolah Percontohan IPM Kids di Sulsel

×

Cetak Sejarah Baru, MIS Muhammadiyah Tamala’lang Jadi Sekolah Percontohan IPM Kids di Sulsel

Share this article

KHITTAH.CO, GOWA — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Bidang Perkaderan meluncurkan program IPM Kids di MIS Muhammadiyah Tamala’lang, Kabupaten Gowa, Sabtu–Ahad, 7–8 November 2026. Sekolah tersebut menjadi lokasi pertama sekaligus proyek percontohan (pilot project) pelaksanaan IPM Kids di Sulawesi Selatan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman, Kemuhammadiyahan, dan organisasi IPM kepada pelajar sejak usia dini.

Program ini menjadi langkah awal PW IPM Sulsel dalam memperluas jangkauan perkaderan hingga jenjang pendidikan dasar. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, peserta didik diperkenalkan dengan nilai-nilai kepemimpinan, pembentukan karakter, serta semangat berorganisasi.

Pelaksanaan perdana IPM Kids mendapat sambutan positif dari pihak MIS Muhammadiyah Tamala’lang. Sekolah menyambut program tersebut sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman baru sekaligus mengenal gerakan pelajar Muhammadiyah.

Sekolah Apresiasi Penunjukan sebagai Proyek Percontohan

Guru MIS Muhammadiyah Tamala’lang, Agustina, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada PW IPM Sulsel atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan perdana program tersebut.

Menurut Agustina, penunjukan MIS Muhammadiyah Tamala’lang sebagai sekolah percontohan merupakan kebanggaan sekaligus peluang untuk memperkenalkan organisasi IPM kepada peserta didik.

“Kami menyambut dengan gembira sekali atas inisiatif dari kakak-kakak untuk membentuk suatu pilot project. Pilot project itu adalah proyek percontohan. Jadi, kita di sini dengan bangga menjadi percontohan,” ujar Agustina.

Ia juga mengajak peserta didik memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam mengenal organisasi pelajar Muhammadiyah.

“Bangga ya, anak-anak, karena kita akan diberi ilmu dan pengalaman untuk menjadi kader-kader serta anggota IPM Borimatangkasa,” katanya.

Agustina berharap kehadiran IPM Kids dapat memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan ketertarikan peserta didik terhadap kegiatan organisasi sejak dini.

Pemuda Muhammadiyah Dorong Pendampingan Berkelanjutan

Dukungan terhadap pelaksanaan IPM Kids juga disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Borimatangkasa, Muh. Hazwar Hamid.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan setelah pelaksanaan program perdana. Menurutnya, pengenalan organisasi kepada peserta didik perlu diikuti dengan pendampingan agar nilai-nilai yang diperkenalkan dapat terus berkembang.

“Setelah IPM Kids ini dilaksanakan, kami berharap agar pendampingan terhadap adik-adik kita terus dilakukan dan dikawal,” ujar Hazwar.

Ia berharap peserta IPM Kids kelak dapat melanjutkan proses perkaderan dan bergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah ketika telah memasuki jenjang pendidikan yang sesuai.

“Sehingga, ketika tiba waktunya nanti, adik-adik inilah yang akan kita ajak untuk bergabung menjadi bagian dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM),” tambahnya.

Pelaksanaan IPM Kids di MIS Muhammadiyah Tamala’lang menjadi upaya awal PW IPM Sulsel membangun kesinambungan perkaderan sejak jenjang pendidikan dasar. Melalui program tersebut, pengenalan nilai-nilai keislaman, Kemuhammadiyahan, kepemimpinan, dan karakter pelajar diharapkan dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya generasi penerus persyarikatan.

(Kontributor/Editor: Khairul Ikhsan/Andi Asywid Nur)

 

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply