KHITTAH.CO, MAKASSAR — Penutupan Darul Arqam Tahap IV bagi dosen Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) berlangsung khidmat pada Ahad, 24 Mei 2026, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh. Kegiatan perkaderan yang digelar selama empat hari, 21–24 Mei 2026, tidak hanya menyajikan materi penguatan ideologi, tetapi juga menobatkan peserta-peserta terbaik sebagai teladan bagi dosen muda.
Dalam laporan penutupan, Master of Training Dr Iman Sumarlan menegaskan bahwa proses pembelajaran berjalan baik, mencakup evaluasi program, penilaian hasil, hingga rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya. Evaluasi meliputi demografi peserta. Di kelas A, peserta laki‑laki mendominasi 58,9 persen dan generasi milenial mencapai 55,4 persen. Mayoritas berlatar pendidikan S2 (57 persen) dan S3 (41 persen), dengan kemampuan membaca Al‑Qur’an lancar 83,9 persen. Sebanyak 51,8 persen peserta telah aktif di Muhammadiyah lebih dari 11 tahun. Adapun kelas B, jumlah peserta perempuan sekitar 50 persen, didominasi generasi milenial 76,2 persen, dengan pendidikan S2 (49 persen) dan S3 (47 persen) serta kemampuan membaca Al‑Qur’an lancar 81 persen; peserta yang aktif di Muhammadiyah lebih dari 11 tahun mencapai 50,9 persen.
Dari aspek kognitif, nilai tertinggi pre‑test dan post‑test kelas A meningkat dari 88 menjadi 100, sementara kelas B meningkat dari 96 menjadi 100. Nilai afektif tertinggi tercatat 72 untuk kelas A dan 76 untuk kelas B. Penilaian psikomotorik menunjukkan skor tertinggi 93 untuk kedua kelas. Dr Iman Sumarlan menyebut metode FGD, galeri pembelajaran, dan outbound sebagai kunci peningkatan partisipasi aktif peserta.
Peserta Terbaik Kelas A dan B
Pada sesi apresiasi, panitia menobatkan tiga peserta terbaik dari masing‑masing kelas. Untuk kelas A, Dr Muktashim Billah keluar sebagai Terbaik I, disusul Dr Ummi Khaerati Syam sebagai Terbaik II, dan Rahmawati M.Kes sebagai Terbaik III. Di kelas B, predikat Terbaik I diraih Dr Abdul Fattah, Terbaik II Ridwan Malik, MH, dan Terbaik III Nini Apriani Rumata, MT. Para peserta terbaik menerima piagam dan cenderamata dari pimpinan Unismuh.
Selain peserta terbaik, panitia memberikan penghargaan khusus. Kategori Peserta Teraktif diraih Ardi Rumalang, MM (kelas A) dan Dr Mursyid Fikri (kelas B). Untuk Peserta Terdisiplin, penghargaan jatuh kepada Dr Ahmad Nashir (kelas A) dan Dr KH Abbas Baco Miro (kelas B). Peserta Terlucu dinobatkan kepada Jasri, ME (kelas A) dan Dr Hasanuddin (kelas B). Panitia juga memberikan apresiasi Peserta Terinspiratif kepada Dr Abdul Rahim Rakhim Nanda dan Prof Dr Bahaking Rama, dua sosok senior yang dinilai memberi energi positif dan keteladanan.
Donasi dan Harapan
Momentum penutupan Darul Arqam IV juga diisi dengan laporan infak, sedekah, dan donasi peserta. Panitia mencatat total dana yang terkumpul sebesar Rp 8.084.500. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan gedung Pusat Pelatihan (Pusdiklat) Muhammadiyah Sulawesi Selatan.
Darul Arqam IV Unismuh Makassar bukan hanya forum pembelajaran, tetapi juga ruang memupuk solidaritas dan menandai bibit-bibit kader unggul. Para peserta terbaik diharapkan menjadi penggerak dakwah dan agen perubahan di lingkungan kampus dan persyarikatan.




















