Scroll untuk baca artikel
Berita

Gelar Bimtek Platform SatuMu, PDM Kota Makassar Dorong Transformasi Digital Persyarikatan

×

Gelar Bimtek Platform SatuMu, PDM Kota Makassar Dorong Transformasi Digital Persyarikatan

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar bergerak cepat memperkuat digitalisasi tata kelola organisasi.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu yang digelar di Pusat Dakwah Islamiyah Muhammadiyah (PUSDIM), Jalan Gunung Lompobattang No. 201, Makassar, Ahad (28/6/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan cabang, agen, serta verifikator SatuMu se-Kota Makassar dengan antusias tinggi.

Wakil Ketua PDM Kota Makassar, Abd Haris Azis menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi ikhtiar nyata untuk membangun kantor digital persyarikatan.

Menurutnya, SatuMu bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan sebuah ekosistem besar terintegrasi.

“Melalui sistem yang terintegrasi, seluruh layanan organisasi, administrasi, keanggotaan, hingga tata kelola dapat dikelola secara cepat, tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Haris Azis yang juga Koordinator LPCR-PM dan MPI PDM Makassar.

Ia menambahkan, transformasi digital ini sangat mendesak agar Muhammadiyah mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada seluruh warga persyarikatan.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Makassar Dr. H. Darwis Muhdina, M.Ag mengingatkan agar modernisasi ini tidak membuat kader kehilangan arah.

Ia menekankan pentingnya menyelaraskan penguasaan teknologi informasi dengan pemahaman ideologi organisasi.

“Jangan sampai kita menguasai teknologi, tetapi kehilangan arah dalam berorganisasi. AD/ART adalah pedoman utama atau kitab organisasi yang menjadi arah dalam menjalankan amanah,” tegas Darwis.

Kegiatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Dr. Dahlan Lamabawa, M.Ag.

Dalam amanatnya, Dahlan mengulas sejarah keberhasilan Muhammadiyah yang tumbuh menjadi organisasi besar berkat tradisi administrasi yang rapi dan tertib sejak dahulu kala.

“Hari ini semangat itu tidak berubah, hanya medianya yang berbeda. Jika dahulu administrasi dilakukan secara manual, kini kita memperkuatnya melalui sistem digital,” ungkap Dahlan.

Pada sesi materi, Ketua LPCR-PM PDM Kota Makassar, Rudi, S.Pd., Gr., langsung membedah implementasi penggunaan platform SatuMu.

Materi yang dikupas mulai dari pengelolaan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM), e-KTAM, Muhammadiyah ID, hingga tata kelola organisasi digital.

Rudi mengungkapkan, tantangan terbesar Muhammadiyah Kota Makassar saat ini adalah membangun basis data ratusan ranting yang belum terdokumentasi secara masif dalam sistem digital.

“Melalui SatuMu kita ingin membangun satu data Muhammadiyah yang akurat, valid, mutakhir, dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan kebijakan organisasi,” jelas Rudi.

Melalui Bimtek ini, PDM Kota Makassar berkomitmen mewujudkan tata kelola organisasi yang modern, profesional, transparan, dan sepenuhnya berbasis data.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply