Scroll untuk baca artikel
Berita

ITKES Muhammadiyah Sidrap Gelar Kuliah Pakar Internasional Farmasi, Hadirkan Akademisi Lincoln University College Malaysia

×

ITKES Muhammadiyah Sidrap Gelar Kuliah Pakar Internasional Farmasi, Hadirkan Akademisi Lincoln University College Malaysia

Share this article

KHITTAH.CO, SIDRAP – Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Muhammadiyah Sidrap menggelar Kuliah Pakar Internasional Farmasi dengan menghadirkan akademisi dari Lincoln University College, Malaysia, Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa, dosen, dan praktisi farmasi secara hibrida ini menjadi bagian dari strategi perguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi global mahasiswa melalui penguatan wawasan akademik dan jejaring internasional di bidang farmasi.

Kuliah pakar mengusung tema “Shaping the Future of Healthcare Through Evidence-Based Complementary Medicine” dengan narasumber utama Assoc. Prof. Dr. Hazrina Bt. Hamid, RPh, akademisi sekaligus pakar farmasi dari Lincoln University College, Malaysia.

Dekan Fakultas Farmasi ITKES Muhammadiyah Sidrap, Fitriana Buyanis, S.Si., M.Kes., Cand.Ph.D, mengatakan penyelenggaraan kuliah pakar internasional merupakan bagian dari upaya fakultas menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Menurutnya, perkembangan dunia kesehatan menuntut lulusan farmasi tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga wawasan internasional serta kemampuan beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang teknologi bahan alam dan praktik pelayanan kesehatan di berbagai negara.

“Kami bersama seluruh tim Fakultas Farmasi menginisiasi kegiatan ini karena mahasiswa membutuhkan wawasan global. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk bekerja di dalam negeri, tetapi juga harus siap berkiprah di tingkat internasional. Paparan dari akademisi luar negeri menjadi bekal penting untuk memperluas perspektif sekaligus meningkatkan daya saing lulusan,” ujar Fitriana.

Baca juga: Homo Deus: Benarkah Kelaparan, Wabah, dan Perang Telah Berakhir?

Rektor ITKES Muhammadiyah Sidrap, Dr. Muhammad Tahir Saenong, M.Kes., yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi persaingan global.

Ia menilai peluang tenaga kesehatan Indonesia untuk bekerja di berbagai negara semakin terbuka. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali kompetensi akademik, profesional, kemampuan komunikasi internasional, serta pemahaman terhadap perkembangan ilmu pengetahuan yang terus bergerak dinamis.

“Mahasiswa harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi tantangan global. Saat ini peluang bekerja bagi tenaga kesehatan tidak hanya berada di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan akademik, profesional, dan wawasan internasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan kuliah pakar internasional seperti ini,” kata Tahir.

Dalam sesi utama, Assoc. Prof. Dr. Hazrina Bt. Hamid memaparkan pentingnya penerapan evidence-based practice dalam pelayanan kesehatan, khususnya pada pemanfaatan complementary medicine. Menurutnya, pengobatan komplementer perlu didukung hasil penelitian yang kuat agar dapat diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan modern secara aman, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan seputar perkembangan farmasi global, peluang karier internasional bagi tenaga farmasi, hingga implementasi evidence-based complementary medicine dalam praktik pelayanan kesehatan.

Melalui forum ilmiah ini, ITKES Muhammadiyah Sidrap menegaskan komitmennya untuk terus mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, memperluas kerja sama akademik dengan perguruan tinggi luar negeri, serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menjadi tenaga kesehatan yang unggul, berdaya saing global, dan berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply