Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

KKN-Dik Unismuh Makassar Dampingi Siswa SDN 15 Barru Belajar Bahasa Inggris dan Calistung

×

KKN-Dik Unismuh Makassar Dampingi Siswa SDN 15 Barru Belajar Bahasa Inggris dan Calistung

Share this article

KHITTAH.CO, BARRU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan program bimbingan belajar Coppo Smart Kids di SDN 15 Barru, Sulawesi Selatan. Program yang dimulai sejak 27 Agustus 2026 tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, Bahasa Inggris, serta kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran.

Coppo Smart Kids dilaksanakan setiap Kamis dan Sabtu mulai pukul 16.00 Wita. Program ini dirancang berlangsung dalam 10 kali pertemuan, dengan evaluasi pada pertemuan kelima dan kesepuluh.

Kegiatan dibagi menjadi dua kelas berdasarkan jenjang siswa. Siswa kelas 1 dan 2 mengikuti pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (Calistung), sedangkan siswa kelas 3 hingga 6 mengikuti bimbingan Bahasa Inggris.

Untuk kelas Bahasa Inggris, sekitar 35 siswa mengikuti kegiatan yang didampingi lima mahasiswa KKN-Dik. Pembelajaran menggunakan sejumlah metode interaktif, seperti permainan, bernyanyi, gim, serta sesi “Listen and Repeat After Me!” untuk membantu siswa memahami kosakata dan meningkatkan keberanian berkomunikasi.

Mahasiswa juga memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif mengikuti pembelajaran atau berani menjawab pertanyaan. Pendekatan tersebut diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong siswa berpartisipasi dalam kelas.

Hafizha Nurfitri, siswa kelas 4, mengatakan dirinya senang mengikuti bimbingan belajar karena suasana kegiatan yang dibangun mahasiswa KKN-Dik.

“Kami suka ikut bimbel karena kakak-kakak KKN baik semua, asik dan suka ajak kami tiktokan” ungkapnya.

Sementara itu, Ibnu Giyan Giyatsa, siswa kelas 4, menunjukkan perkembangan dalam keberanian menggunakan Bahasa Inggris. Pada awal mengikuti kegiatan, Ibnu cenderung malu ketika diajak berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.

Pendekatan mahasiswa KKN-Dik membuat Ibnu lebih aktif berkomunikasi. Ia bahkan mulai menghampiri mahasiswa di luar kelas untuk menggunakan Bahasa Inggris.

Antusiasme juga terlihat dari sejumlah siswa yang meminta agar kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan lebih sering. Zaila Savianto dan beberapa temannya, misalnya, kerap menanyakan jadwal kegiatan berikutnya dan meminta kelas tambahan.

Hal serupa disampaikan Anesa Widya Dani, siswa kelas 3.

“Kak, kapan bimbel lagi? Harusnya setiap hari saja bimbel sama KKN.”

Untuk kelas Calistung, sekitar 10 siswa kelas 1 dan 2 mengikuti pembelajaran dengan pendampingan sembilan mahasiswa KKN-Dik. Pendampingan dilakukan secara lebih dekat karena kemampuan siswa dalam mengenali huruf, membaca, menulis, dan berhitung masih beragam.

Salah seorang peserta, Syahrul, siswa kelas 1, sebelumnya masih mengalami kesulitan mengenali abjad. Mahasiswa menggunakan metode bernyanyi, termasuk lagu A-I-U-E-O, sebagai salah satu cara membantu siswa mengenali huruf vokal.

Melalui kegiatan tersebut, siswa didorong untuk lebih aktif mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kepala SDN 15 Barru, Hj. Hasnawati Dahrang, S.Pd., mendukung pelaksanaan Coppo Smart Kids. Pihak sekolah turut menyediakan fasilitas yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, termasuk televisi.

Hasnawati juga memberikan keleluasaan kepada mahasiswa KKN-Dik untuk melaksanakan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat bagi siswa.

“Apapun kegiatannya di sekolah kami, selagi bermanfaat dan bisa kami bantu pasti kami bantu, silakan buat kegiatan saja, nak.”

Selain memberikan pendampingan kepada siswa, Coppo Smart Kids menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa KKN-Dik dalam menerapkan kemampuan mengajar secara langsung di lingkungan sekolah.

Mahasiswa dituntut menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi peserta. Siswa yang mudah kehilangan fokus diberikan aktivitas yang lebih interaktif, sementara siswa yang mengalami kesulitan memahami materi mendapatkan pengulangan dan pendampingan lebih intensif.

Hingga pertengahan September 2026, Coppo Smart Kids telah berlangsung sebanyak tujuh pertemuan dari total 10 pertemuan yang direncanakan. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan peserta sekaligus menjadi dasar pendampingan pada pertemuan berikutnya.

Melalui program tersebut, KKN-Dik Unismuh Makassar berupaya memberikan pendampingan pembelajaran tambahan bagi siswa SDN 15 Barru sekaligus mendorong peningkatan kemampuan dasar literasi, numerasi, dan Bahasa Inggris.

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner PMB UMSI

Leave a Reply