KHITTAH.CO, PALANGKA RAYA — Muhammadiyah Kalimantan Tengah melalui relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membagikan 350 paket bantuan kepada masyarakat di tengah dampak asap karhutla terhadap kualitas udara dan kesehatan warga. Bantuan berupa makanan, air mineral, masker, dan multivitamin tersebut dibagikan kepada jamaah Masjid Darul Arqam, Jalan RTA Milono Km 1,5 Palangka Raya, Jumat, 18 September 2026.
Aksi tersebut merupakan bagian dari semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR) dalam merespons kondisi darurat dan membantu masyarakat yang terdampak bencana lingkungan.
Selain memberikan bantuan, para relawan juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak penurunan kualitas udara akibat asap karhutla.
Persiapan kegiatan dilakukan sejak pagi oleh para relawan karhutla Muhammadiyah Kalimantan Tengah. Mereka mendata kebutuhan, menyiapkan paket makanan dan air mineral, serta mengatur teknis pembagian bantuan.
Sebanyak 350 paket kemudian dibagikan kepada jamaah setelah pelaksanaan shalat Jumat. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Pos Koordinasi (Poskor) Relawan Karhutla Muhammadiyah Kalimantan Tengah, Inayati Muharini.
Inayati mengatakan kelancaran kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para donatur, pengurus, dan relawan yang terlibat dalam pelaksanaan aksi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya serta para relawan yang meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat.
“Semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR) menegaskan kembali peran nyata Muhammadiyah sebagai gerakan yang senantiasa hadir memberi solusi di tengah bencana yang dihadapi, memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, dan menebar kemanfaatan bagi sesama di saat terjadi bencana lingkungan, di antaranya karhutla,” ujar Inayati.
Menurut dia, aksi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.
Sementara itu, Manager Area LAZISMU Kalimantan Tengah, Kurniawan, mengatakan Muhammadiyah melalui program Indonesia Siaga juga menjalankan sejumlah kegiatan penanganan karhutla.
Kegiatan tersebut antara lain penerjunan relawan untuk membantu pemadaman dan pendinginan serta penyediaan rumah oksigen di sejumlah wilayah.
Rumah oksigen tersebut berada di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah tingkat wilayah, Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Muara Teweh, Kasongan, dan Kotawaringin Barat.
“Melalui program Indonesia Siaga melalui LAZISMU Kalimantan Tengah, Muhammadiyah hadir memberi untuk negeri dan memastikan bersama kita kuat dalam menghadapi bencana karhutla,” kata Kurniawan.
Ia mengatakan program Indonesia Siaga masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi melalui donasi.
LAZISMU Kalimantan Tengah menerima zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung penanganan dampak karhutla melalui program tersebut.
Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, penyaluran dapat dilakukan melalui rekening BSI 104 683 6886 untuk Infak/Sedekah atas nama LAZISMU PWM Kalteng. Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui nomor 0822 5546 9065 atas nama LAZISMU Kalteng.
Melalui aksi tersebut, Muhammadiyah Kalimantan Tengah melanjutkan gerakan respons kebencanaan dengan menggabungkan bantuan langsung, dukungan kesehatan, edukasi masyarakat, serta mobilisasi relawan dalam menghadapi dampak karhutla.






















