Scroll untuk baca artikel
PMB Unismuh
Jasa pembuatan website Lagomedia Indonesia
Berita

KPI Unismuh Tempatkan Empat Mahasiswa di Humas dan Protokoler untuk Perkuat Kompetensi Praktis

×

KPI Unismuh Tempatkan Empat Mahasiswa di Humas dan Protokoler untuk Perkuat Kompetensi Praktis

Share this article

KHITTAH.CO, MAKASSAR — Empat mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar mulai menjalani Kuliah Kerja Profesi-Pengalaman Lapangan (KKP-PPL) di Subdirektorat Humas dan Protokoler Unismuh Makassar. Program selama empat bulan itu diarahkan untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik komunikasi di dunia kerja.

Keempat mahasiswa tersebut ialah Muammar Zulkifli, Qotadah, Ilmia Nabila, dan Nurwahyuni. Mereka diserahkan oleh Dosen Pendamping Lapangan Dr Wiwik Laela Mukromin kepada Kepala Subdirektorat Humas dan Protokoler Unismuh Makassar Dr Hadisaputra di Ruang Rapat Lantai 16 Gedung Iqra, Kamis, 8 Oktober 2026.

Wiwik mengatakan, KKP-PPL diharapkan tidak berhenti sebagai kewajiban akademik. Program itu mesti menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat keterampilan yang kelak dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Menurut dia, kemampuan akademik perlu dilengkapi dengan keterampilan praktis serta kemampuan bekerja sama. Selama berada di Humas dan Protokoler, mahasiswa akan bersentuhan langsung dengan kegiatan penulisan berita, peliputan, dan pekerjaan kehumasan lainnya.

“Semoga di sini nanti semuanya bisa dilatih supaya mendapatkan keterampilan, terutama dalam penulisan berita, peliputan, dan kepentingan hubungan masyarakat pada umumnya,” kata Wiwik.

Ia berharap mahasiswa memanfaatkan masa KKP untuk membangun disiplin, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, kerja sama, kreativitas, dan inisiatif. Pengalaman itu dinilai penting agar mereka tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga bekal keterampilan ketika menyelesaikan studi.

“Semoga anak-anak saya ini bisa dibimbing sampai mempunyai keterampilan sehingga ketika keluar dari Unismuh siap menghadapi dunia kerja yang semakin nyata,” ujarnya.

Menjembatani Teori dan Praktik

Hadi, sapaan akrab Hadisaputra, menyambut baik kembali bergabungnya mahasiswa KPI dalam aktivitas Humas dan Protokoler Unismuh. Menurut dia, proses magang merupakan ruang penting untuk menjembatani teori komunikasi yang dipelajari mahasiswa dengan pekerjaan lapangan.

“Ada proses link and match antara apa yang diajarkan di ruang perkuliahan dan apa yang dipraktikkan di dunia kerja. Meskipun tetap berada di lingkungan kampus, mahasiswa bisa melihat dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Hadi.

Ia menjelaskan, keterampilan jurnalistik dan kehumasan memiliki sejumlah irisan. Keduanya membutuhkan kemampuan meliput, mewawancarai narasumber, menulis, mengambil gambar, dan memproduksi video. Namun, orientasi kerja keduanya tidak sepenuhnya sama.

Dalam kerja jurnalistik, kata Hadisaputra, kepentingan utama berada pada penyampaian informasi kepada publik. Sementara dalam kehumasan, aktivitas komunikasi diarahkan untuk menjaga dan membangun reputasi institusi.

“Secara praktis mungkin mirip dengan kerja jurnalis, mulai dari peliputan, pengambilan gambar dan video, hingga wawancara. Namun, fokus kerja public relations adalah membangun reputasi dan citra institusi,” ujarnya.

Karena itu, mahasiswa nantinya akan dilatih mengenali berbagai kegiatan dan capaian kampus yang memiliki nilai informasi. Materi publikasi dapat bersumber dari prestasi universitas, fakultas, program studi, dosen, mahasiswa, maupun aktivitas akademik dan kelembagaan lainnya.

Belajar Menulis hingga Produksi Konten

Menurut Hadisaputra, pekerjaan Humas dan Protokoler Unismuh tidak terbatas pada penulisan berita. Unit tersebut juga menangani fotografi, videografi, pengelolaan media sosial, publikasi audiovisual, relasi dengan pihak luar, serta dukungan terhadap kegiatan protokoler universitas.

“Divisi kehumasan bertugas memastikan agenda universitas terliput, baik dalam bentuk berita tertulis, audiovisual, maupun konten media sosial. Karena itu, ada pekerjaan penulisan berita, fotografi, dan videografi,” katanya.

Keempat mahasiswa akan mengikuti orientasi sebelum memperoleh pembagian tugas. Mereka akan diperkenalkan dengan pengelolaan laman berita, media sosial, produksi video, dokumentasi, serta mekanisme peliputan kegiatan di tingkat universitas maupun fakultas.

Hadi juga mendorong mahasiswa membangun keberanian ketika berhadapan dengan narasumber. Kemampuan berkomunikasi dengan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan tamu kampus menjadi bagian dari keterampilan yang perlu terus diasah selama masa KKP.

Ia menilai pola pemagangan mahasiswa yang relevan dengan kerja komunikasi dapat dikembangkan secara lebih terstruktur pada masa mendatang. Program studi seperti KPI, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan Bahasa Indonesia, misalnya, dapat ikut memanfaatkan ruang praktik di Humas dan Protokoler.

Selain membantu aktivitas publikasi kampus, keterlibatan mahasiswa dinilai dapat memberi pengalaman kerja yang lebih nyata sebelum mereka memasuki dunia profesional.

“Atas nama Subdirektorat Humas dan Protokoler, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Semoga harapan yang disampaikan Ibu Wiwik bisa sama-sama kita proses selama mahasiswa berada di Humas dan Protokoler,” kata Hadisaputra.

Keempat mahasiswa dijadwalkan menjalani KKP-PPL hingga Januari 2027. Selama periode itu, mereka akan terlibat dalam beragam aktivitas komunikasi dan publikasi Unismuh Makassar.

Kontributor: Bukhairul Iman
Editor: Hadisaputra

KAMPUS MUHAMMADIYAH DI SULSEL

  • Klik Banner UNISMUH MAKASSAR

Leave a Reply