KHITTAH.CO, GOWA — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gowa menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada Kamis-Jumat, 9-10 Juli 2026, di Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Kelautan, Perikanan, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK), Pattallassang, Kabupaten Gowa. Forum yang diikuti pimpinan cabang Muhammadiyah, majelis pendidikan, serta kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Gowa ini bertujuan menyelaraskan kebijakan, memperkuat tata kelola pendidikan, dan merumuskan strategi melahirkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing di era digital.
Mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul, Berkemajuan, dan Berdaya Saing di Era Digital”, Rakorda menjadi wadah konsolidasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gowa. Selain unsur Persyarikatan, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Cabang Dinas Pendidikan, serta sejumlah pihak terkait untuk memperkuat sinergi pengembangan pendidikan.
Sekretaris Majelis Dikdasmen & PNF PDM Gowa, Drs. H. Marwan Ma’ruf, M.Pd, mengatakan seluruh amal usaha pendidikan Muhammadiyah serta sebagian lembaga pendidikan Aisyiyah mengikuti Rakorda tersebut. Menurutnya, forum ini diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang dapat mempercepat kemajuan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Gowa.
“Kami berharap rapat koordinasi ini bisa diikuti dari awal sampai akhir sehingga nanti menghasilkan keputusan-keputusan yang terkait dengan kemajuan lembaga kita,” ujarnya.
Marwan menambahkan, Rakorda juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara PDM, PCM, majelis, dan seluruh amal usaha pendidikan Muhammadiyah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan sekolah unggulan Muhammadiyah sebagai salah satu program strategis Persyarikatan menjelang Muktamar mendatang.
Baca juga: ITSBM Selayar Teken MoU Sekolah Kebijakan Demokrasi Indonesia, Perkuat Pendidikan Politik
Ketua PDM Gowa, H. Ardan Ilyas, S.Pd.I., M.A., menegaskan Rakorda menjadi sarana menyosialisasikan kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus menyelaraskan program kerja pendidikan di daerah dengan kebijakan pemerintah.
“Harapan kami tentu bagaimana tujuan rapat koordinasi ini tercapai, di antaranya mensosialisasikan kebijakan pusat, menyelaraskan program kerja, dan meningkatkan koordinasi serta sinergi,” kata Ardan.
Ia menilai sekolah Muhammadiyah harus mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, berkarakter kuat, serta memiliki komitmen terhadap Persyarikatan.
“Lahirkan kader-kader terbaik di sekolah-sekolah kita. Unggul dari sisi intelektualnya, unggul dari sisi moralitasnya, unggul dari segala-galanya,” tegasnya.
Menurut Ardan, PDM Gowa terus mendorong percepatan pengembangan sekolah unggulan Muhammadiyah melalui peningkatan kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, dan penguatan aset pendidikan agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua V Majelis Dikdasmen & PNF PWM Sulawesi Selatan, Abd Rahman, S.Ag., M.Ag., mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas peserta didik sebagai amanah organisasi dan tanggung jawab keagamaan. Ia juga menilai keberhasilan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah.
Menurutnya, sekolah Muhammadiyah perlu mengimplementasikan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya penguatan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang dinilai sejalan dengan karakter pendidikan Muhammadiyah.
“Kalau di sekolah Muhammadiyah tidak ada gerakan salat berjamaah, bagaimana hampanya sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.
Abd Rahman menambahkan, pembentukan karakter peserta didik harus dilakukan secara terpadu melalui keluarga, sekolah, dan masyarakat agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., mengajak seluruh pengelola sekolah Muhammadiyah membangun ekosistem pendidikan yang berkemajuan tanpa meninggalkan identitas budaya dan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Menurut Irwan, keunggulan sekolah Muhammadiyah terletak pada kemampuan mengintegrasikan pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) dengan nilai-nilai budaya lokal sehingga mampu menjadi pembeda sekaligus kekuatan kompetitif di era digital.
Rakorda dijadwalkan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis melalui sidang komisi dan sidang pleno. Rekomendasi tersebut akan menjadi acuan pengembangan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gowa guna mempercepat lahirnya sekolah-sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi Persyarikatan terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.




















