KHITTAH.CO, MAKASSAR — Memperingati Hari Bumi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Selatan menginstruksikan gerakan penghijauan serentak di seluruh cabang sebagai upaya konkret mendukung program nasional penanaman 2 juta pohon.
Instruksi tersebut disampaikan melalui Bidang Lingkungan Hidup DPD IMM Sulsel kepada seluruh Pimpinan Cabang (PC) IMM di 24 kabupaten/kota. Gerakan ini ditujukan untuk memperkuat komitmen kader dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus berkontribusi terhadap agenda ekologis nasional yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPD IMM Sulsel, Andi Yusril, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program strategis organisasi yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga berkelanjutan.
“Untuk memastikan ketersediaan bibit, kami telah menjalin kerja sama dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II. Kolaborasi ini penting agar distribusi bibit ke daerah dapat berjalan optimal,” ujar Yusril saat ditemui, Rabu, 22 April 2026.
Ia menambahkan, pihaknya juga mendorong partisipasi aktif kader melalui gerakan bertajuk “Satu Kader Satu Pohon”. Program ini telah mulai dijalankan di sejumlah cabang dan ditargetkan menjangkau seluruh wilayah di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Sekretaris Bidang Lingkungan Hidup DPD IMM Sulsel, Umirahayusari, menilai momentum Hari Bumi harus dimaknai sebagai titik perubahan dari wacana menuju aksi nyata di lapangan.
“Hari Bumi adalah momentum transisi dari wacana menuju aksi. Dengan dukungan bibit dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II dan keterlibatan kader di 24 kabupaten/kota, kami optimistis IMM Sulsel dapat berkontribusi signifikan dalam menyukseskan target 2 juta pohon,” ujarnya.
DPD IMM Sulsel menegaskan bahwa gerakan ini tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga mencakup perawatan dan edukasi kepada masyarakat. Kader didorong untuk mengajak warga menjaga pohon sebagai bagian dari kesadaran ekologis yang berkelanjutan.
Melalui sinergi lintas sektor, IMM Sulsel berharap dapat memperkuat peran organisasi sebagai kekuatan intelektual muda dalam mengawal isu-isu lingkungan dan kedaulatan ekologi di daerah.




















