KHITTAH.CO, SELAYAR — Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Gedung Rektorat ITSBM Selayar, Senin, 14 September 2026. Raker tersebut menjadi forum evaluasi program sekaligus penyusunan arah kerja institusi dengan fokus pada penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan program yang lebih akuntabel dan berdaya saing.
Mengusung tema “Sinergi dan Inovasi: Mewujudkan Mutu Tata Kelola Kelembagaan yang Akuntabel dan Berdaya Saing”, kegiatan ini diikuti unsur pimpinan dan civitas akademika ITSBM Selayar. Evaluasi dilakukan untuk melihat capaian program sebelumnya, mengidentifikasi kendala, sekaligus menentukan langkah perbaikan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan program kerja berikutnya.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) ITSBM Selayar, H. Saiful Arif, SH., menekankan pentingnya komunikasi dan hubungan yang harmonis antara BPH dan rektorat dalam menjalankan agenda kelembagaan. Menurutnya, kekompakan antarpimpinan diperlukan agar program yang telah disusun tidak berhenti pada perencanaan, tetapi dapat dilaksanakan secara terarah.
“Rapat kerja ini bukan hanya semata-mata merangkai program kerja, tetapi juga bagaimana kita mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan sebelumnya. Apa yang sudah baik perlu dipertahankan, sementara kekurangan harus menjadi bahan perbaikan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor ITSBM Selayar, Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S., M.H., CEGI., menyoroti penguatan kapasitas SDM sebagai salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan institusi. Ia mengatakan SDM yang telah tersedia perlu terus mendapat pembinaan dan pelatihan agar mampu mengikuti tuntutan pengelolaan perguruan tinggi yang semakin dinamis.
“SDM yang sudah ada perlu disegarkan melalui pembinaan dan pelatihan. Masih ada beberapa kekurangan dalam tata kelola, tetapi kita terus melakukan evaluasi dan memperbaiki diri melalui kerja cepat,” kata Prof. Akbar Silo.
Ia menambahkan, pembenahan tata kelola harus dilakukan secara berkelanjutan. Evaluasi tidak hanya dimaknai sebagai upaya menemukan kekurangan, tetapi juga sebagai dasar untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan efektivitas kerja institusi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Akbar Silo juga menyampaikan apresiasi kepada BPH dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kepulauan Selayar atas dukungan, arahan, dan pengawasan terhadap perkembangan ITSBM Selayar.
“Terima kasih kepada BPH dan PDM yang senantiasa memberikan pesan dan pengawasan yang baik kepada ITSBM Selayar melalui kolaborasi,” tuturnya.
Melalui Raker 2026, ITSBM Selayar menargetkan tersusunnya program kerja yang realistis, terukur, dan inovatif. Hasil evaluasi program sebelumnya menjadi pijakan untuk memperbaiki pelaksanaan kerja sekaligus memperkuat pelayanan akademik dan tata kelola kelembagaan.
Dengan semangat sinergi antara BPH, rektorat, dan unsur civitas akademika, ITSBM Selayar berupaya membangun tata kelola yang lebih efektif dan adaptif sebagai bagian dari penguatan institusi ke depan.






















